Page 59 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JANUARI 2020
P. 59
Ia menambahkan, kurungan empat bulan penjara ini diharapkan memberikan efek
jera bagi perusahaan lain yang tidak melaksanakan kewajibannya untuk
memberikan perlindungan program BPJAMSOSTEK pada karyawannya
Direktur Kepesertaan BPJAMSOSTEK, E Ilyas Lubis, mengingatkan bahwa
ketidakpatuhan perusahaan dalam membayar iuran BPJAMSOSTEK akan sangat
merugikan para pekerja, karena merampas hak pekerja untuk dilindungi seperti
yang diamanatkan Negara.
"Tunggakan iuran akan berdampak otomatis hilangnya semua manfaat perlindungan
BPJAMSOSTEK kepada pekerja pada perusahaan nakal tersebut. Jika hal itu terjadi,
perusahaan berkewajiban untuk memenuhi seluruh manfaat perlindungan seperti
yang diselenggarakan oleh BPJAMSOSTEK, dan hal tersebut dapat memberatkan
perusahaan. Apalagi kami baru saja mendapat amanah dari Pemerintah untuk
meningkatkan manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan
Kematian (JKM), mulai dari peningkatan manfaat pada santunan meninggal dunia
sebesar 75 persen, hingga peningkatan bantuan beasiswa mencapai 1350 persen",
tambahnya.
Namun Ilyas juga menjelaskan jajarannya pasti mengutamakan pendekatan
persuasif sesuai prosedur dalam menghadapi perusahaan nakal."Tapi jika
perusahaannya masih membandel, tentu saja dilanjutkan ke jalur hukum sebagai
langkah terakhir. Ini semua kami lakukan untuk memastikan kepatuhan pemberi
kerja demi perlindungan seluruh pekerja Indonesia," pungkas Ilyas.
Page 58 of 62.

