Page 11 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 11

Judul               Pendidikan dan Rumah Vokasi
                 Nama Media          mediaindonesia.com

                 Newstrend           Peluncuran Rumah Vokasi
                 Halaman/URL         https://mediaindonesia.com/read/detail/329809-pendidikan-dan-
                                     rumah-vokasi
                 Jurnalis            redaksi
                 Tanggal             2020-07-20 05:57:00
                 Ukuran              0

                 Warna               Warna
                 AD Value            Rp 17.500.000
                 News Value          Rp 52.500.000
                 Kategori            Ditjen Binalattas
                 Layanan             Korporasi
                 Sentimen            Positif



              Ringkasan
              SALAH satu kritik sinis dalam khazanah sosiologi terhadap persekolahan adalah keberadaannya
              telah  menjadi  salah  satu  cara  untuk  menunda  generasi  muda  masuk  dunia  kerja  dan
              membiarkan generasi yang lebih tua tetap bisa bekerja. Sekolah selanjutnya diandaikan sebagai
              tempat penampungan generasi ini supaya tidak menjadi masalah sosial.


              PENDIDIKAN DAN RUMAH VOKASI

              SALAH satu kritik sinis dalam khazanah sosiologi terhadap persekolahan adalah keberadaannya
              telah  menjadi  salah  satu  cara  untuk  menunda  generasi  muda  masuk  dunia  kerja  dan
              membiarkan generasi yang lebih tua tetap bisa bekerja. Sekolah selanjutnya diandaikan sebagai
              tempat penampungan generasi ini supaya tidak menjadi masalah sosial.

              Di  negara  atau  wilayah  tempat  terjadi  ledakan  tenaga  kerja,  mobilitas  eksternal  penduduk
              rendah dan ketersediaan lapangan kerja juga terbatas, kritik ini tentu ada benarnya. Dengan
              kata lain, kritik ini benar jika diandaikan adanya pasar tenaga kerja yang tak berkembang dalam
              satu wilayah atau negara, baik karena tidak berkembangnya dunia usaha maupun adanya lahan-
              lahan pekerjaan baru.

              Akan tetapi, kita tidak bisa mengasumsikan bahwa ada satu situasi yang tidak ada sama sekali
              peluang untuk terjadinya perkembangan. Jika asumsi itu yang dipilih satu pemerintahan negara,
              misalnya, akan mudah berlaku hukum alam Darwinian survival of the fittest, atau  bahkan Homo
              homini  lupus.  Untuk  mendapatkan  pekerjaan  supaya  bisa  bertahan  hidup,  orang  harus
              bertarung dan kalau perlu saling terkam.

              Oleh karena itu, dalam pembukaan UUD 1945 dinyatakan bahwa negara berkewajiban untuk
              'memajukan  kesejahteraan  umum.'  Artinya,  negara  wajib  memfasilitasi supaya  setiap  warga
              negara hidup layak dan sejahtera, yakni melalui pendidikan sebagai cara memampukan  mereka
              dalam bekerja dan senantiasa mengembangkan ekonomi supaya tersedia lapangan kerja.

              Secara intrinsik, dalam konteks pendidikan, kata 'memajukan' lebih condong pada pilihan untuk
              memandirikan warga negara sehingga bisa  hidup layak. Seiring dengan itu, secara logika juga
                                                           10
   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16