Page 16 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 16

Selain  itu,  data  BPS  juga  menunjukkan  bahwa  angka  inflasi  terpantau  terus  mengalami
              penurunan dalam beberapa bulan terakhir selama masa pandemi. Hingga Juni, BPS mencatat
              bahwa inflasi sebesar 0,18% (month-to-month ) pada Juni 2020, di mana angka tersebut lebih
              rendah dari Juni tahun sebelumnya, yakni 0,55%.

              Perlambatan transaksi ekonomi telah terasa sejak Maret lalu dan belum membaik hingga Juni.
              Lesunya tingkat konsumsi ini disebabkan oleh terbatasnya mobilitas masyarakat. Sejak Covid-
              19 menyebar di Indonesia, jumlah PHK perlahan terus bertambah.
              Data Kementerian Ketenagakerjaan mencatat jumlah PHK mencapai 1,7 juta orang hingga 8 Juli
              2020. Hilangnya pemasukan masyarakat, otomatis menggerus daya beli dan memicu kontraksi
              pertumbuhan  ekonomi.  Melalui  PEN,  dukungan  anggaran  sebesar  Rp172,1  triliun  telah
              digulirkan pemerintah untuk mendorong sisi konsumsi, melalui subsidi atau bantuan sosial.
              Bagaimana Fokus Ekonomi Indonesia?

              Ekonomi  China  mencatat  pertumbuhan  positif  pada  kuartal  11/2020  sebesar  3,2%  secara
              tahunan. Sektor manufaktur mendorong pemulihan ekonomi di negara dengan perekonomian
              terbesar kedua di dunia itu. Pertumbuhan ini dicapai setelah status penutupan sejumlah wilayah
              di  negara  itu  dicabut,  diiringi  pembukaan  berbagai  pabrik  dan toko.  Capaian  ini  merupakan
              pembalikan arah positif dari tekanan ekonomi yang terjadi di negara tersebut.

              Pertumbuhan positif menggambarkan bahwa aktivitas ekonomi China telah kembali bergeliat
              pasca kebijakan lock-down dicabut. Pemulihan ekonomi di China tersebut dapat memberikan
              dampak  positif  bagi  aktivitas  ekonomi  Indonesia.  Sebagai  mitra  dagang,  Indonesia  harus
              mengambil  peluang  atas  membaiknya  pertumbuhan  ekonomi  China  tersebut  dengan
              menjadikan China sebagai negara tujuan ekspor dan mengimpor bahan baku industri dalam
              negeri dari Negeri Tirai Bambu tersebut.

              Menjaga daya saing produk ekspor masih menjadi kunci utama agar produk Indonesia mampu
              bersaing  dengan  produk  negara  tujuan  ekspor.  Bagi  pemerintah,  seharusnya  menjaga
              kemampuan industri untuk dapat terus berproduksi dan fokus pada daya saing produk selama
              masa  pandemi  lebih  menjadi  prioritas  daripada berpikir  untuk  membebani  produsen  melalui
              pungutan pajak.

              Insentif pajak saat ini akan lebih banyak memberikan dampak positif bagi kelangsungan aktivitas
              ekonomi secara menyeluruh daripada meningkatkan beban produsen melalui pungutan pajak.
              Oleh  sebab  itu,  dukungan  pemerintah  untuk  mendorong  ketahanan  industri  melalui  PEN
              diharapkan dapat menyelamatkan Indonesia dari jurang resesi akibat pandemi. Semoga!
























                                                           15
   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21