Page 307 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 307
Judul Front Rakyat Sulut Bergerak Tolak Omnibus Law Disahkan
Nama Media kumparan.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://kumparan.com/manadobacirita/front-rakyat-sulut-bergerak-
tolak-omnibus-law-disahkan-1touM9j8L2I
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-17 10:01:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Gafur Dukomalamo (pentolan Front Rakyat Sulut) Sangat jelas dalam literasi yang
ada, RUU Omnibus Law sangat merugikan masyarakat terutama kaum pekerja. Untuk itu kami
mendesak agar pembahasannya dihentikan bukan hanya ditunda
negative - Gafur Dukomalamo (pentolan Front Rakyat Sulut) Bukannya memikirkan krisis
ekonomi yang tercipta, mereka malah membahas undang-undang yang ditolak masyarakatnya
Ringkasan
Front Rakyat Sulut Bergerak menolak rancangan undang-undang (RUU) Omnibus Law yang kini
tengah digodok di DPR RI. Menurut mereka, RUU tersebut justru bisa merugikan masyarakat di
semua lini yang ada, baik petani, nelayan dan juga buruh.
FRONT RAKYAT SULUT BERGERAK TOLAK OMNIBUS LAW DISAHKAN
Konten Redaksi Manado Bacirita MANADO - Front Rakyat Sulut Bergerak menolak rancangan
undang-undang (RUU) Omnibus Law yang kini tengah digodok di DPR RI. Menurut mereka, RUU
tersebut justru bisa merugikan masyarakat di semua lini yang ada, baik petani, nelayan dan
juga buruh.
Gafur Dukomalamo, salah satu pentolan Front Rakyat Sulut Bergerak menyebutkan, RUU
Omnibus Law patut untuk ditolak, karena bukannya berpihak kepada rakyat, tetapi lebih
mementingkan kepentingan korporasi, yang tentunya ke depan akan menjadi tameng tindakan
kesewenang-wenangan.
"Sangat jelas dalam literasi yang ada, RUU Omnibus Law sangat merugikan masyarakat
terutama kaum pekerja. Untuk itu kami mendesak agar pembahasannya dihentikan bukan hanya
ditunda," kata Gafur.
306

