Page 39 - HANDOUT DIGITAL PENDAHULUAN FISIKA KUANTUM
P. 39
Perbedaan antara emisi spontan dan emisi non-radiatif adalah pada lifetimenya, dimana
nilai τsp hanya bergantung pada transisi tertentu, sedangkan τnr bergantung pada transisi tertentu
dan keadaan lingkungan sekelilingnya.
(c) Emisi Terstimulasi
Emisi terstimulasi adalah proses yang melibatkan elektron-elektron yang telah berada di
E2 distimulasi/dirangsang oleh foton yang datang untuk meluruh ke E1, sehingga akan
memperkuat energi cahaya yang datang (amplification by stimulated emission of radiation).
Adapun probabilitas/peluang terjadinya proses emisi spontan untuk laju transisi polulasi
dari tingkatan energi-2 ke tingkatan energi-1, yaitu:
2
( ) = −
21 2
….(2.46)
Dengan merupakan jumlah molekul/atom persatuan volume yang menduduki tingkat
2
-1
energi ke-2 pada waktu t, dan adalah laju emisi terstimulasi (det ) yang didefinisikan sebagai
21
:
21 = ….(2.47)
21
-2
-1
dimana adalah penampang emisi terstimulasi, dan F adalah fluks foton (cm det ).
12
Proses emisi terstimulasi dicirikan oleh emisi terstimulasi dan absorpsi, berikut
persamaannya menurut Einstein, yaitu:
=
2 21 1 12
= ….(2.48)
1 12
2 21
dengan adalah jumlah degenarasi di E1 dan adalah jumlah degenari di E2
1
2
Video Prinsip Kerja Laser
2.4.2 Teknologi Foton dalam Kamera Endoskopi
Perangkat ini dirancang untuk membantu para dokter ahli medis yang disebut endoskopi, saat
pemeriksaan bagian dalam tubuh. Hingga kini, para staf medis masih harus mengandalkan alat-alat
pemindalan yang harganya mahal, seperti sinar-X, untuk melihat kemajuannya.
34
HANDOUT DIGITAL MATERI MEKANIKA KUANTUM & ATOM HDROGEN