Page 19 - BULETIN 1165
P. 19
BKSAP Serukan Resolusi
RI
DPR Percepatan Digitalisasi
UMKM di Sidang AIPA
-
AP
BKS
nggota Badan Kerja
Sama Antar Parlemen
(BKSAP) DPR RI Arzetti
A Bilbina menilai pentingnya
pemberdayaan ekonomi perempuan
melalui inklusi digital dan keuangan
pasca pandemi. Khususnya, digitalisasi
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah
(UMKM) yang dapat membantu
pemulihan ekonomi pasca-pandemi.
Arzeti lebih lanjut menjelaskan,
pemanfaatan teknologi digital dapat
bertindak sebagai katalis untuk
pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Sisi lain, digitalisasi diharapkan menjadi
masa depan dunia dan kawasan
sebagai salah satu solusi efektif untuk
pemberdayaan perempuan.
Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Arzetti Bilbina (kanan). Foto: Jaka/Man
“UMKM merupakan platform
pemberdayaan yang signifikan bagi
perempuan tidak hanya sebagai pekerja “Tadi (delegasi) Indonesia 4.0. Hal ini diperlukan dalam rangka
upahan tetapi untuk pengembangan memberikan satu opsi yaitu digitalisasi mendukung serta meningkatkan
kemampuan perempuan menjadi UMKM, dimana semua negara sepakat partisipasi dan pemberdayaan ekonomi
pengusaha,” kata Arzeti dalam sesi dengan opsi tersebut,” terangnya. perempuan.
Women Parliamentarians of ASEAN Namun untuk mencapai inklusi Sidang Umum AIPA ke-42
Inter-Parliamentary Assembly (WAIPA) digital, Arzeti mengingatkan harus diselenggarakan pada 23-25 Agustus
yang dilakukan secara virtual dari diiringi peningkatan ketersediaan akses 2021 dengan Brunei Darussalam
Gedung DPR RI, Senayan, Rabu (23/8). internet yang terjangkau dan merata. sebagai tuan rumah. Forum bertajuk
WAIPA merupakan salah satu Hal ini juga terkait upaya memperbesar ‘Forging Parliamentary Cooperation
rangkaian Sidang Umum AIPA ke-42 akses internet di daerah terpencil in Digital Inclusion towards ASEAN
yang diselenggarakan pada 23-25 dan pedesaan, sehingga mengurangi Community 2025’ itu membahas dan
Agustus 2021. Turut hadir Anggota ketimpangan digital. mengesahkan sejumlah draf-draf
BKSAP DPR RI Himmatul Aliyah. “Yang sangat urgen sekarang adalah resolusi di bidang politik, ekonomi,
Dalam sesi WAIPA tersebut, bagaimana akses terhadap internet sosial, serta isu-isu tentang perempuan
delegasi DPR RI menyerukan itu bisa merata dan dinikmati seluruh di kawasan regional.
penguatan inklusi digital secara aktif. masyarakat di kawasan, terutama di AIPA merupakan organisasi parlemen
Salah satunya dengan mengusulkan pelosok-pelosok,” terang Arzeti. regional yang menghimpun parlemen
resolusi bagi negara-negara AIPA Politisi dari F-PKB ini mendorong negara-negara ASEAN. Saat ini AIPA
untuk meningkatkan digitalisasi UMKM negara-negara anggota AIPA ASEAN beranggotakan 10 parlemen yaitu Brunei
sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat serta memperluas Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos,
dalam pemulihan dan realisasi pasca- kebijakan digital inklusif dan responsif Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura,
pandemi inklusi digital. terhadap tantangan revolusi industri Thailand dan Vietnam. ann/es
Nomor 1165/V/VIII/2021 • Agustus 2021 19

