Page 48 - E-MODUL_MBS
P. 48

C.  Manajemen Hubungan Sekolah dan Masyarakat
                             Hubungan sekolah dengan masyarakat merupakan jalinan interaksi
                      yang  diupayakan  oleh  sekolah  agar  dapat  diterima  di  tengah-tengah
                      masyarakat untuk mendapatkan aspirasi, dan simpati dari masyarakat, serta
                      mengupayakan  terjadinya  kerja  sama  yang  baik  antar  sekolah  dengan
                      masyarakat  untuk  kebaikan  bersama,  atau  secara  khusus  bagi  sekolah
                      penjalinan  hubungan  tersebut  adalah  untuk  menyukseskan  program-
                      program sekolah yang bersangkutan sehingga sekolah tersebut bisa tetap
                      eksis (Abdul, 2021). Manajemen hubungan sekolah dan masyarakat dapat
                      diartikan  sebagai  suatu  proses  komunikasi  dengan  tujuan  meningkatkan
                      pemahaman  masyarakat  tentang  kebutuhan  dan  praktik  pendidikan  serta
                      berupaya dalam memperbaiki sekolah. Tujuan dari hubungan sekolah dan
                      masyarakat adalah meningkatkan popularitas sekolah dimata masyarakat,
                      sehingga prestise sekolah dapat ditingkatkan. Dalam rangka meningkatkan
                      hubungan  sekolah  dan  masyarakat,  maka  harus  memperhatikan  prinsip-
                      prinsip sebagai berikut.
                      1.  Integrity
                           Prinsip  ini  mengandung  makna  bahwa  semua  kegiatan  hubungan
                           sekolah  dengan  masyarakat  harus  terpadu,  dalam  arti  apa  yang
                           dijelaskan,  disampaikan  dan  disuguhkan  kepada  masyarakat  harus
                           informasi  yang  terpadu  antara  informasi  kegiatan  akademik  maupun
                           informasi kegiatan yang bersifat non akademik.
                      2.  Continuity
                           Prinsip  ini  berarti  bahwa  pelaksanaan  hubungan  sekolah  dengan
                           masyarakat  harus  dilakukan  secara  terus  menerus.  Jadi  pelaksanaan
                           hubungan  sekolah  dengan  masyarakat  tidak  hanya  dilakukan  secara
                           insedental atau sewaktu-waktu, misalnya satu kali dalam satu tahun atau
                           sekali  dalam  satu  semester,  tidak  hanya  pada  saat  akan  meminta
                           bantuan keuangan kepada orang tua atau masyarakat.
                      3.  Simplicity
                           Prinsip  ini  menghendaki  agar  hubungan  sekolah  dengan  masyarakat
                           dilakukan melalui komunikasi personal maupun komunikasi kelompok.
                           Pihak  pemberi  informasi  (sekolah)  dapat  menyederhanakan  berbagai
                           informasi yang disajikan kepada masyarakat. Prinsip kesederhanaan ini
                           juga  mengandung  makna  bahwa  informasi  yang  disajikan  dinyatakan
                           dengan kata-kata yang penuh persahabatan dan mudah dimengerti.
                      4.  Coverage
                           Kegiatan  pemberian  informasi  hendaknya  menyeluruh  dan  mencakup
                           semua  aspek,  faktor  atau  substansi  yang  perlu  disampaikan  dan
                           diketahui oleh masyarakat.
                      5.  Constructiveness
                           Program hubungan sekolah dengan masyarakat hendaknya konstruktif
                           dalam  arti  sekolah  memberikan  informasi  yang  konstruktif  kepada
                           masyarakat.
                      6.  Adaptability
                           Program hubungan sekolah dengan masyarakat hendaknya disesuaikan
                           dengan keadaan di dalam lingkungan masyarakat tersebut.





                                                                                                     43
   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53