Page 53 - E-MODUL_MBS
P. 53

Efisiensi  memiliki  kaitan  langsung  dengan  pendayagunaan  sumber-
                      sumber  pendidikan  yang  terbatas  secara  optimal  sehingga  memberikan
                      dampak yang optimal pula. Dikatakan suatu program pendidikan yang efisien
                      cenderung ditandai dengan pola penyebaran dan pendayagunaan sumber-
                      sumber pendidikan yang sudah ditata secara efisien mampu menyediakan
                      keseimbangan  antara  penyediaan  dan  kebutuhan  akan  sumber-sumber
                      pendidikan  sehingga  upaya  pencapaian  tujuan  (effectiviness)  tidak
                      mengalami hambatan. Dengan demikian, sistem atau program pendidikan
                      yang  efisien  yang  mampu  mendistribusikan  sumber-sumber  pendidikan
                      secara adil dan menata agar setiap peserta didik memperoleh kesempatan
                      yang sama untuk mendayagunakan sumber-sumber pendidikan tersebut dan
                      mencapai hasil maksimal.

                      C.  Konsep Produktivitas Implementasi dalam MBS
                           Konsep  produktivitas  pada  awalnya  dikemukakan  oleh  Quesney,
                      seorang ekonom Perancis pada tahun 1776. Oleh karena itu, produktivitas
                      senantiasa dikaitkan dengan kegiatan ekonomi, yakni mencapai hasil yang
                      sebesar-besarnya  dengan  menggunakan  sumber  daya  atau  dana  yang
                      sekecil-kecilnya. Produktivitas pendidikan dapat didefinisikan sebagai suatu
                      kegiatan  yang  meninjau  produktivitas  sekolah  dari  segi  keseluruhan
                      administratif  di  mana  layanan  yang  dapat  diberikan  dalam  suatu  proses
                      pendidikan  baik  guru,  kepala  sekolah  maupun  pihak  lain  yang
                      berkepentingan.
                           Produktivitas  merupakan  perbandingan  terbaik  antara  hasil  yang
                      diperoleh  (output)  dengan  jumlah  sumber  yang  dipergunakan  (input).
                      Produktivitas dapat dinyatakan dengan kuantitas maupun kualitas. Kuantitas
                      output  yaitu  jumlah  lulusan  dari  sekolah  tersebut,  sedangkan  input  yaitu
                      jumlah  tenaga  kerja  sekolah  tersebut,  dan  sumber  daya  lainnya.
                      Produktivitas  dalam  ukuran  kualitas  tidak  dapat  diukurkan  dengan  uang,
                      hanya digambarkan dengan ketetapan penggunaan metode dan alat yang
                      tersedia sehingga volume dan beban kerja dapat diselesaikan sesuai dengan
                      waktu yang tersedia serta mendapatkan respons positif bahkan pujian dari
                      orang lain atas hasil kerjanya.
                           Produktivitas  dalam  dunia  pendidikan  berkaitan  dengan  keseluruhan
                      proses  penataan  dan  penggunaan  sumber  daya  untuk  mencapai  tujuan
                      pendidikan secara efektif dan efisien. Seiring dengan bertambahnya waktu,
                      semakin besar pula modal untuk pendidikan. Sekolah pun menjadi semakin
                      berkembang  karena  semakin  besarnya  tuntutan  pendidikan  yang  harus
                      dikembangkan.  Secara  sederhana,  produktivitas  pendidikan  dapat  diukur
                      dengan  melihat  indeks  pengeluaran  riil  pendidikan  seperti  dalam  National
                      Income Blue Book, dengan cara menjumlahkan pengeluaran dari banyaknya
                      peserta didik yang dididik. Namun, cara ini merupakan cara pengukuran yang
                      sangat  kasar  terhadap  produk  riil  kependidikan,  bahkan  dalam  pemikiran
                      sekarang hal ini tidak berarti sama sekali. Cara ini tidak menceritakan kualitas
                      lulusan program pendidikan.
                           Thomas  (1979)  dalam  (Mulyasa,  2017:83)  menyatakan  bahwa
                      produktivitas pendidikan dapat ditinjau dari tiga dimensi, yaitu:






                                                                                                     48
   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57   58