Page 65 - E-MODUL PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN IPS SD
P. 65

sasaran utama, yaitu: keterpaduan materi pengajaran, keterpaduan prosedur
                               penyampaian, dan keterpaduan pengalaman belajar.


                                      Jadi  dapat  disimpulkan  bahwa  pendekatan  Scientific  dalam
                               Pembelajaran  Tematik  merupakan  sebuah  kegiatan  pembelajaran  yang

                               menggunakan akal (nalar) dan pengamatan dalam memperoleh pengetahuan
                               dan keterampilan secara utuh dari beberapa materi pembelajaran.


                               11.1.5  Project Based Learnning

                                      Menurut  Boss  dan  Krauss  (2007),  PBL  merupakan  strategi
                               pembelajaran inovatif dimana peserta didik melakukan investigasi melalui

                               pertanyaan terbuka menerapkan pengetahuan untuk menghasilkan produk
                               dan bekerja sama dalam kelompok. Jadi, PBL merupakan model pendekatan

                               yang menuntut siswa untuk bisa membuat suatu proyek tertentu hasil dari

                               pengetahuan yang sudah diajarkan atau menghasilkan suatu produk secara
                               berkelompok.



                                      Berikut  adalah  skema  pelaksanaan  project  based  learning  seperti
                               yang diungkapkan oleh Rais dan Lestari (2015).



                                  a.  Pengenalan masalah.
                                  b.  Mendesain proyek.

                                  c.  Menyusun jadwal proyek.
                                  d.  Pelaksanaan dan monitoring proyek.

                                  e.  Menguji hasil.
                                  f.  Evaluasi dan refleksi.



                                      Problem  Based  Learning  tidak  dirancang  untuk  membantu  guru
                               memberikan  informasi  sebanyak  banyaknya  kepada  siswa,  akan  tetapi

                               dikembangkan  untuk  membantu  siswa  mengembangkan  kemampuan

                               berpikir, pemecahan masalah dan ketrampilan intelektualnya dan belajar
                               berperan  sebagai  orang  dewasa  melalui  pelibatan  mereka  dalam

                               pengalaman nyata atau dengan simulasi agar tumbuh kemandirian.








                                                              59
   60   61   62   63   64   65   66   67   68   69   70