Page 19 - C:\Users\VivoBook\Documents\KULIAH\
P. 19
12
KEGIATAN PEMBELAJARAN 2
PEMBENTUKAN URINE DAN FAKTOR-FAKTOR
MEMPENGARUHI PRODUKSI URINE
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Untuk mengetahui mekanisme pembentukan urine
2. Untuk mengetahui kandungan urine pada manusia
3. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi urine
B. MEKANISME PEMBENTUKAN URINE
Urine adalah cairan limbah selanjutnya diekskresi melalui ginjal dikeluarkan dari
tubuh melalui suatu proses buang air kecil. Ekskresi urin diperlukan untuk
menghilangkan molekul limbah dalam darah yang disaring oleh ginjal dan dipelihara
homeostatis cairan tubuh. Urine disaring di ginjal, dibawa melalui ureter ke kandung
kemih, akhirnya dikeluarkan dari tubuh melalui uretra. Proses pembentukan urin Di
ginjal melewati tiga fase yaitu filtrasi (penyaringan), reabsorpsi (penyerapan kembali)
dan menambah (penambahan) (Parwati et al., 2022).
Sejumlah proses pembentukan urin terjadi di ginjal, yaitu filtrasi (penyaringan),
reabsorpsi (reabsorpsi), dan augmentasi (ekskresi). Darah yang masuk ke ginjal
mengandung lebih banyak oksigen dan lebih sedikit karbon dioksida. Biasanya, darah
yang masuk memiliki kadar air, garam mineral, dan produk limbah nitrogen yang lebih
tinggi dibandingkan darah yang keluar dari ginjal (Budiman et al., 2020). Kelebihan
garam mineral dan limbah nitrogen (seperti urea, kreatinin, dan asam urat) yang tidak
lagi berguna bagi tubuh akan dibuang.
Gambar 7. Neufron
Sumber: repository.unpas.ac.id