Page 17 - C:\Users\VivoBook\Documents\KULIAH\
P. 17

10




                        menghasilkan  eritropoietin,  hormon  yang  merangsang  sumsum  tulang  untuk
                        memproduksi sel  darah  merah  yang  berperan dalam proses homeostatis dengan

                        mempertahankan kadar O2 yang optimal dalam darah.

























                        RANGKUMAN


                               Berdasarkan uraian materi diatas dapat dijelaskan bahwa struktur dan fungsi

                        sistem eksresi manusia dapat disimpulkan bahwa Sistem ekskresi merupakan suatu
                        sistem pembuangan zat-zat sisa metabolisme yang tidak berguna lagi dalam tubuh

                        makhluk  hidup,  antara  lain  ginjal,  hati,  paru-paru,  dan  kulit.  Kulit  sebagai  alat
                        ekskresi mengeluarkan lemak dan keringat yang mengandung air, garam, urea dan

                        ion-ion seperti Na+. Paru-paru sebagai alat ekskresi berperan dalam pembuangan

                        karbon dioksida (CO2) dan uap air (H2O) yang dihasilkan melalui respirasi. Hati
                        berfungsi memecah berbagai senyawa beracun (detoksifikasi) dan menghasilkan

                        amonia, urea, dan asam urat yang akan dikeluarkan melalui urin. Ginjal atau “ren”
                        berbentuk seperti biji kacang merah (kara/pea). Ginjal terletak di kanan dan kiri

                        tulang  belakang  lumbal,  tepatnya  di  rongga  perut  dinding  punggung  tubuh  dan
                        berfungsi  dalam  pembentukan  urin.  Untuk  mengetahui  lebih  jelas  nya  dapat

                        menonton video dibawah ini.
   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22