Page 32 - BAHAN AJAR MSDM ORGANISASI PUBLIK BY JANDRY P. Z RATU KADJA, SE.,M.Si
P. 32

Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi Publik  | 27



              12. Persyaratan-persyaratan    legal/legal   semu     (legal/quasi-legal
                  requirements)
                    Hukum,  regulasi-regulasi,  dan  petunjuk-petunjuk  yang  dibuat
              oleh   pemerintah   yang   berhubungan   dengan   hal-hal   yang   telah
              dibicarakan di atas.
              Metode Pengumpulan Data Analisis Jabatan

                     Ada    beberapa     metode    yang    sering   dipakai    dalam
              mengumpulkan   informasi   mengenai   jabatan,   yaitu   :    observasi,
              melakukan  pekerjaan  sendiri,  interviú, kejadian-kejadian  kritis,  buku
              harian,   catatan-catatan  latar   belakang   organisasi,   dan   kuesioner.
              Metode-metode ini dibahas secara ringkas dibawah ini.
              1.   Observasi
                    Dalam  metode  observasi  ini,  para  analis  mengadakan  observasi
              langsung  terhadap  pekerjaan  atau  mengadakan  pengamatan  pada
              segmen-segmen pekerjaan, dan laporan mengenai pekerjaan.
              Keuntungannya :
                    Dengan     melakukan     observasi    pekerjaan,     para   analis
              mendapatkan  pemahaman  lebih  mendalam  mengenai  pekerjaan  dari
              pada  mengandalkan  laporan  para  pejabat  yang  seringkali  kurang
              akurat.
              Kelemahannya :
                    Para  analis  kurang  mampu  mengobservasi  aspek-aspek  mental
              dari pekerja atau pejabat (pengambilan keputusan oleh manajer). Tidak
              mungkin  mengambil  sampel  semua  aspek-aspek  penting  pekerja,
              karena banyak hal yang sulit diukur secara kuantitatif.
              2.   Melakukan sendiri pekerjaan
                    Metode  ini  berbeda  dengan  metode  observasi.  Dalam metode  ini
              para analisis melakukan sendiri pekerjaan tersebut.
              Keuntungannya :
                    Dengan menggunakan metode ini para analis menerima langsung
              faktor-faktor  konstektual  pekerjaan,  termasuk  bahaya-bahaya  atau
              resiko-resiko  fisik,  permintaan  sosial  (social  demand),  ketegangan-
              ketegangan emosional, dan persyaratan-persyaratan mental. Metode ini
              bermanfaat untuk pekerjaan yang mudah dipelajari.
              Kelemahannya :
                    Metode  ini  mungkin  berbahaya  pada  pekerjaan  yang  berisiko
              (misalnya, pemadam kebakaran, petugas patroli) atau tidak etik/ilegal
              untuk  pekerjaan  yang  memerlukan  lisensi  atau  latihan  yang  lebih
              mendalam   (misalnya,   dokter,   psikolog,   apoteker).   Para   analisis
              mungkin  hanya  mengekspos  atau  menguraikan  pekerjaan  tersebut,
              terbatas pada tingkat keseringan melakukan pekerjaan itu.
   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37