Page 37 - BAHAN AJAR MSDM ORGANISASI PUBLIK BY JANDRY P. Z RATU KADJA, SE.,M.Si
P. 37

32 | Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi Publik


                b.  Statemen-statemen tugas di edit.
                c.  Masing-masing  statemen  tugas  diranking  berdasarkan  skala
                    banyaknya  waktu  yang  digunakan,  tingkat  kesukaran,  dan
                    tingkat kritisnya.
                d.   Nilai  pentingnya  suatu  tugas  yang  dapat  di  lihat  dengan
                    menggunakan rumus berikut ini :
                    Nilai pentingnya tugas = Tingkat kesukaran x Tingkat kritis
                                       + Waktu yang digunakan.
                e.   Statemen-statemen  tugas  kemudian  diranking  sesuai  dengan
                    nilai  pentingnya  suatu  tugas.  Berdasarkan  hal  di  atas,  SMEs
                    yang  menggunakan    pendekatan  yang  berorientasi  pada
                    pekerjaan  yang  dapat  mendorong  pengetahuan,  kemampuan,
                    keterampilan  dan  karakteristik-karakteristik  lain  dari  para
                    pekerja,  yang  berdasarkan  pada  statemen  tugas  dan  nilai
                    pentingnya tugas tersebut. Begitu pula SMEs dapat mengetahui
                    apakah    KASOCs      (Knowledges,    Abilities,   Skills,   other
                    Caracteristics) ”perlu bagi pekerja baru” dan “practical experts”.
            2.   Kuesioner  desain  jabatan  yang  multi  metode  (Multimethods  job
                design questionnaire – MJDQ).
                  Metode  ini  merupakan  suatu  alat  yang  digunakan  untuk
            mendesain pekerjaan. Metode ini disusun dari item-item yang didesain
            untuk  mengukur/menilai  prinsip-prinsip  desain  pekerjaan,  motivasi,
            mekanistik, dan perspektif/biologi, perseptual/motor.
                  Pada  item-item  yang  sifatnya  motivasional  diukur  dari  tingkat
            otonomi  pada  pekerjaan  dan  tingkat  interaksi  sosial  yang  diperlukan.
            Item-item  mekanistik  diukur  dari  spesialisasi  material  dan  prosedur-
            prosedur  dan  tingkat  pengulangan  yang  diperlukan.  Item-item  yang
            bersifat biologi diukur dari desain alat, tingkat usaha, dan daya tahan.
            Item  perseptual/motor  berkenaan  dengan  penerangan  tempat  kerja,
            kontrol, dan mempertunjukkan identifikasi dan visibilitinya.
            3.   Kuesioner  kesesuaian  jabatan  (Job  compatibility  questionnaire  –
                JCQ).
                  Metode  ini  didesain  sebagai  suatu  metode  analisis  jabatan  yang
            terutama  dipakai  dalam  mengembangkan  instrumen  seleksi  pegawai.
            Tidak seperti metode analisis jabatan lainnya, metode ini memperoleh
            informasi  pada  seluruh  aspek  pekerjaan  yang  diperkirakan  berkaitan
            dengan  kinerja  pegawai,  absen,  pergantian,  dan  kepuasan  dalam
            pekerjaan.
                  Tujuan  dari  metode  ini  adalah  untuk  mendapatkan  pengukuran
            karakteristik-karakteristik  pekerjaan  dan  mendapatkan  instrumen
            seleksi pegawai yang mampu menilai sejauh mana preferensi  pelamar
            pekerjaan dapat sesuai dengan karakteristik-karakteristik ini.
   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42