Page 64 - BAHAN AJAR MSDM ORGANISASI PUBLIK BY JANDRY P. Z RATU KADJA, SE.,M.Si
P. 64

Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi Publik  | 59



                  4)  Pemecahan masalah
                         Tipe  wawancara  ini  bertujuan  untuk  melihat  kemampuan
                  para  pelamar  dalam  memecahkan  masalah  yang  dihadapi.
                  Pewawancara  memaparkan  suatu  masalah,  kemudian  meminta
                  kepada  pelamar  untuk  menanggapinya.  Dalam  proses  itu,
                  pewawancara  dapat  menilai  pelamar  bagaimana  cara  menghadapi
                  dan mengatasi masalah tersebut, pendekatan apa yang digunakan
                  dan sebagainya.
                  5)  Wawancara   yang   berkaitan   dengan   situsasi   strees   (Strees
                     interview).
                         Tipe  wawancara  ini  biasanya  digunakan  untuk  calon
                  pegawai  yang  akan  menangani  pekerjaan-pekerjaan  yang  penuh
                  stress,  seperti  pekerjaan  yang  melayani  berbagai  keluhan  dari
                  “customer”.    Pewawancara    sering    menggertak    pelamar   dan
                  memberikan  pertanyaan-pertanyaan  yang  cepat,  yang  biasanya
                  membuat gugup pelamar.
              b.   Petunjuk prosedur wawancara
                    Ada  dua  kategori  petunjuk  prosedur  interview, yaitu  :  Petunjuk
              administrasi,  terdiri   dari   :   tujuan,  situasi,   latihan,  evaluasi;  dan
              petunjuk prosedural terdiri dari : isi dan format.
                  1)  Tujuan
                         Langkah  pertama  perlu  dilakukan  dalam  mendesain
                  wawancara  adalah  menetapkan  tujuan  prosedur  wawancara.
                  Pimpinan harus menentukan apakah informasi yang dikumpulkan
                  dari  wawancara  itu  digunakan  sebagai  mekanisme  pengamatan
                  (screening)   atau   sebagai   suatu   alat  penilaian   yang   sifatnya
                  ramalan.
                         Untuk  membedakan  kedua  hal  di  atas  harus  dilakukan
                  Penempatan  wawancara  dalam  proses  seleksi  (alat  pengamatan
                  awal  versus  penyelidikan,  penilaian  kemampuan  tertentu)  dan
                  informasi  yang  dikumpulkan  (prestasi  masa  lalu  versus  bakat-
                  bakat  potensial).  Selanjutnya  sering  juga  wawancara  mempunyai
                  tujuan  implikasi  sebagai  suatu  alat  hubungan  masyarakat,  yang
                  mana  penilaian  pelamar  terhadap  organisasi  sama  pentingnya
                  penilaian organisasi terhadap para pelamar.
                  2)  Situasi
                         Faktor  yang  diperhatikan  oleh  para  pewawancara  adalah
                  informasi   mengenai     pekerja   dan    lingkungan   fisik.    Para
                  pewawancara   diharapkan   diberikan   informasi   pekerjaan   yang
                  akurat  sebelum  melakukan  wawancara.  Informasi  ini  berupa
                  analisis   pekerjaan,   uraian   pekerjaan   dan   atau   spesifikasi
                  pekerjaan.  Informasi  ini  digunakan  untuk  para  pelamar,  apakah
                  sesuai tuntutan pekerjaan.
   59   60   61   62   63   64   65   66   67   68   69