Page 61 - BAHAN AJAR MSDM ORGANISASI PUBLIK BY JANDRY P. Z RATU KADJA, SE.,M.Si
P. 61

56 | Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi Publik


            a.  Tes kemampuan kognitif
                  Tes    ini    mengukur    kecerdasan  atau    kemampuan  mental
            seseorang.  Tes  ini  dikenal  juga  tes  intelegensi  atau  tes  kemampuan
            mental. Tes ini pula biasanya digunakan untuk mengukur penampilan
            kemampuan di masa mendatang.
            b.  Tes kepribadian dan motivasi
                  Di samping tes kemampuan kognitif, tes lain yang sering dipakai
            dalam  proses  seleksi  adalah  tes  kepribadian  dan  motivasi.  Tes  ini
            untuk mengukur kepribadian dan motivasi yang dimiliki oleh pelamar.
            Tes kepribadian dibagi atas dua kategori, yaitu :
            1)  Tehnik proyektif, terdiri dari :
                 -  Thematic Apperception Test (TAT)
                        Tes  kepribadian  dan  motivasi  ini  terutama  untuk  seleksi
                   tingkat  manajer  atau  pimpinan,  tes  ini  bertujuan  untuk
                   mengukur    keinginan    untuk    berprestasi  (seperti,    keinginan
                   untuk kesuksesan tugas), keinginan untuk berkuasa (misalnya,
                   keinginan  mengendalikan  atau  mempengaruhi  orang  lain)  dan
                   keinginan  untuk  berafisiliasi  (misalnya,  keinginan  untuk
                   melakukan hubungan sosial).
                 -   Miner Sentence Completion Scale (MSCS)
                        Seperti  halnya  dengan  TAT,  MSCS  ini  juga  umumnya
                   diperuntukkan  bagi  tingkat  manajer  atau  pimpinan.  MSCS  ini
                   bertujuan  untuk  mengukur  motivasi  manajer  dan  kemampuan
                   mengelola orang lain.
                 -   Graphology
                        Tes  ini  biasa  juga  disebut  analisis  tulisan  tangan.  Tes  ini
                   menilai  intelegensi  seseorang,  kreativitas,  kestabilan  emosi,
                   keterampilan  negosiasi,  keterampilan  pengambilan  keputusan
                   dan sejumlah atribut personil lain.
            2)  Menginventarisasi laporan diri (self-report), terdiri dari :
                 -    Gordon Personal Profile – Inventory (GPPI)
                        Tes ini menilai 8 faktor, yaitu : kekuasaan (kecenderungan
                   menjadi  pemimpin),  tanggung  jawab,  kestabilan  emosi,
                   kesukaan bergaul, kehati-hatian, originalitas pikiran, hubungan
                   personal, dan kegiatan.
                 -    Quiford Zimmerman Temperament Survey (GZTS)
                        Tes  ini  menilai  10  sifat-sifat  psikologis,  yaitu  :  kegiatan
                   bergaul,  kestabilan  emosi,  keobjektivan,  keramah-tamahan,
                   keprihatinan,  hubungan  personil  dan  kejantanan  (untuk  laki-
                   laki). Setiap pertanyaan yang ditujukan kepada pelamar diminta
                   menjawab “Ya”, “Tidak” atau “Tidak Tentu”.
   56   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66