Page 71 - BAHAN AJAR MSDM ORGANISASI PUBLIK BY JANDRY P. Z RATU KADJA, SE.,M.Si
P. 71

66 | Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi Publik


            dalam   pekerjaan.   Perubahan   besar   dalam   pekerjaan   biasa   juga
            disebabkan  perubahan  orientasi  organisasi,  dampak  penelitian  dan
            pengembangan  teknologi   baru,   dan   sebagainya   yang   memerlukan
            kebijakan    pendidikan    dan    pelatihan     yang   fleksibel   untuk
            mengantisipasi rendahnya produktivitas dan meningkatnya pergantian
            pegawai.
            Pemilihan Metode Pendidikan dan Pelatihan

                  Tujuan  pendidikan  dan  pelatihan  adalah  untuk  meningkatkan
            kemampuan  dan  keterampilan  pegawai.  Untuk  mencapai  tujuan
            tersebut  diperlukan  metode  pendidikan  dan  pelatihan  yang  sesuai.
            Pada  umumnya  pendidikan  dan  pelatihan  memiliki  metode  tertentu
            yang dapat di bagi menjadi dua kategori, yaitu : Metode yang sifatnya
            memberikan  informasi  kepada  peserta  dan  metode  yang  sifatnya
            memberikan pengalaman atau keterampilan kepada peserta pendidikan
            dan pelatihan. Namun perlu disadari tidak ada metode yang paling baik
            untuk setiap tujuan.
                  Pertimbangan  yang  perlu  diperhatikan  dalam  memilih  metode
            pendidikan dan pelatihan adalah :
               1.  Dapat memotivasi para  peserta pendidikan  dan  pelatihan untuk
                  mempelajari keterampilan baru,
               2.  Dapat memberikan penjelasan keterampilan yang diinginkan atau
                  yang dipelajari,
               3.  Dapat  konsisten  dalam  isi    (misal,  menggunakan  suatu
                  pendekatan     interaktif   dalam     mengajarkan   keterampilan-
                  keterampilan interpersonal),
               4.  Membolehkan     partisipasi   aktif   peserta   pelatihan   dalam
                  menggunakan model pelajaran yang baik,
               5.  Menyediakan  kesempatan-kesempatan  untuk    praktek  dan
                  belajar,
               6.  Memberikan umpan balik kinerja selam pelatihan,
               7.  Mendorong transfer positif dari pelatihan kepada pekerjaan, dan
               8.  Biaya yang efektif.
               (Cascio dalam Bernardin dan Russel, 1993).
            1.   Metode yang bersifat memberikan informasi (information methods)
                  Metode   yang   bersifat   memberikan   informasi   kepada   peserta
            pendidikan dan pelatihan berupa : ceramah (metode kuliah), presentasi
            audiovisual,  metode  belajar  mandiri  (self   –   directed  learning/SDL),
            misalnya, study mandiri dan pelajaran yang terprogram.
            a.  Metode ceramah
                  Metode  ceramah  ini   paling  sering   digunakan  dalam  melatih
            pegawai dan  mengajar mahasiswa. Metode  ini  juga umumnya dipakai
            dalam  melatih  para  manajer  atau  pimpinan  untuk  meningkatkan
            pengetahuan terutama dalam keunggulan bersaing dan meningkatkan
            produktivitas organisasi.
   66   67   68   69   70   71   72   73   74   75   76