Page 74 - BAHAN AJAR MSDM ORGANISASI PUBLIK BY JANDRY P. Z RATU KADJA, SE.,M.Si
P. 74

Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi Publik  | 69



                   pekerjaan.  Tujuannya  adalah  kekuatan  kerja  dapat  fleksibel  dan
                   dapat  dipertukarkan  antara  satu  pegawai  dengan  pegawai  yang
                   lainnya.
              b.   Latihan yang didasarkan pada computer
                    Perkembangan   teknologi   komputer   yang   sangat   pesat   dan
              penggunaan  teknologi   yang   meluas   dalam   organisasi   berimplikasi
              langsung    terhadap    latihan   pegawai    untuk   memiliki   latihan
              keterampilan  tehnik.  Keterampilan  yang  perlu  dimiliki,  seperti  paket
              pengolahan   kata    (misal,    word    perfect,   word    star)    dan    paket
              memprogram, serta mengolah data (misal, lotus 123, D base).
                   1)    Simulasi peralatan
                        Metode ini menggunakan mesin atau peralatan dalam suatu
                   sistem  peralatan.  Contohnya,  simulasi  mengendarai  mobil  atau
                   simulasi   film   yang   digunakan   untuk   melatih   pegawai  yang
                   memerlukan keterampilan mengendarai dan penerbangan.
                   2)    Permainan dan simulasi yang lain
                        Metode  ini  berbeda  dengan  permainan  dan  simulasi  yang
                   tidak  menggunakan  alat  lainnya.  Perbedaanya  adalah  dalam  hal
                   mengerjakan    keterampilan    seperti   pengambilan   keputusan
                   termasuk analisis, strategi atau keterampilan interpersonal.
                        Dalam  metode  ini  ada  dua  teknik  yang  dikenal,  seperti
                   permainan bisnis dan in-basket.
                        Pada  permainan  bisnis,  peserta  pendidikan  dan  pelatihan
                   mengambil  beberapa  peran  dalam  suatu  perusahaan  (seperti,
                   presiden perusahaan dan wakil presiden pemasaran). Para peserta
                   diberikan  informasi  atau  data  mengenai  kekayaan  perusahaan,
                   seperti produksi teknologi yang dimiliki dan sumber daya manusia
                   yang  dimiliki  (dalam  beberapa  minggu  atau  bulan).  Setelah  itu
                   peserta memegang peran tertentu dalam perusahaan dan diminta
                   mengambil  keputusan  yang  berkaitan  dengan  volume  produksi,
                   harga produksi dan mengantisipasi pesaing yang lain.
                        Teknik “in-basket”,  biasanya digunakan untuk melatih calon
                   manajer  dengan  metode  latihannya  adalah  salah  satu  komponen
                   tugas  sebagai  manajer  sehari-hari,  seperti  membuat  memo,
                   laporan-laporan dan surat menyurat lainnya.
                   3)    Analisis kasus
                        Latihan     ini   digunakan   untuk     meningkatkan     atau
                   memperbaiki   keterampilan   analisis   dari   para   manajer   atau
                   pimpinan.  Para  peserta  latihan  diberikan  kasus-kasus  seperti
                   masalah    organisasi     (misalnya,   kekurangan    atau     krisis
                   kepemimpinan,  konflik  antar  kelompok).  Setiap  peserta  diminta
                   membuat  laporan  yang  menjelaskan  masalah  yang  ada  dalam
                   organisasi  dan  bagaimana  pemecahannya,  setelah  dibicarakan
                   dalam kelompok diskusi. Pelatih hanya berlaku sebagai fasilisator.
   69   70   71   72   73   74   75   76   77   78   79