Page 77 - PowerPoint Presentation
P. 77

karyawan  yang  tidak  dapat  mengerjakan  tugasnya.  Daripadamemutuskan  hubungan  kerja,
               perusahaan lebih memilih untuk mempertahankan karyawan dan ditempatkan pada level
               tanggung jawab yang lebih rendah. Jika alasan demosi terhadap karyawan adalah di bawah
               kendali  karyawan,  seperti  alasan  kesehatan  yang  buruk,  penggajiannya  mungkin  tidak
               berubah, meskipun dimasa mendatang mungkin tidak seperti itu.
                  Apabila para karyawan adalah anggota suatu kesatuan, mereka mungkin akan

              "dibenturkan"   atau   diturunkan level kerja   yang   lebih   rendah.   Hal   ini terjadi apabila

              seorang pekerja dengan senioritas dikatakan bahwa bidang tugasnya yang ada sekarang
              ditiadakan.  Karyawan  itu  dapat  menjadi  non-job atau  diturunkan ke  level yang  lebih rendah

              sesuai dengan kualifikasinya.

               h.     Job-PostingPrograms

                      Job-posting  program  memberikan  informasi  kepada  karyawan  tentang  pembukaan
               lowongan kerja dan persyaratannya. Pengumuman tentang lowongan kerja tersebut
               mengundang para karyawan yang memenuhi syarat Untuk melamarnya. Biasanya diumumkan
               melalui bulletin atau   surat   kabar perusahaan baik surat kabar biasa maupun elektronik.
               Kualifikasi dan ketentuan lain biasanya diambil dari informasi analisis pekerjaan, melalui
               pencalonan diri atau pun dengan rekomendasi supervisor, karyawan yang tertarik dapat
               mengajukan permohonan kepada departemen SDM.
                      Tujuan program job posting ini adalah untuk memberikan dorongan bagi karyawan
               yang mencari promosi dan transfer serta membantu departemen SDM dalam mengisi jabatan
               internal. Dengan demikian, job posting dapat mempertemukan antara kepentingan perusahaan
               dengan kepentingan karyawan. Tidak semua jabatan dapat melalui job posting ini, biasanya
               hanya bagi jabatan level bawah yang bersifat klerikal, teknis dan posisi supervisor. Namun,
               pekerjaan  pada  level  yang  lebih  tinggi  dapat  pula  diumumkan  untuk  memenuhi  tuntutan
               afirmasi dan persamaan kesempatan pekerjaan, sehingga para karyawan yakin bahwa mereka
               dapat mengisi pekerjaan apa saja dalam perusahaan. Karenanya pentingnya bagi departemen
               SDM untuk membuat aturan tentang program job posting dan konsisten dilaksanakan.

               i.        Beberapa Masalah dalam Penempatan

                   Terdapat tiga hal yang mendasari keputusan penempatan bagi SDM, yaitu efektivitas,
               tuntutan hukum, dan prevensi PHK.

               Efektivitas

                      Efektivitas penempatan harus mampu meminimalisir kemungkinan terjadinya
               kekacauan bagi karyawan dan perusahaan. Untuk mengurangi kekacauan, keputusan promosi
               dan transfer harus dibuat sesuai dengan langkah-langkah seleksi.
               Tuntutan Hukum

                  Selama  ini  hubungan  kerja  yang  tidak  didasarkan  pada  kontrak  resmi  tertulis  disebut
               hubungan   kerja   sukarela   dan   dilanjutkan   dengan   persetujuan.    Kedua   pihak    harus



                                                                                                       71
   72   73   74   75   76   77   78   79   80   81   82