Page 78 - PowerPoint Presentation
P. 78

memberitahukan  apabila  hubungan  itu  berakhir.  Hak  perusahaan  untuk  memberhentikan
               pekerja setiap saat tanpa sebab menjadi dikenal sebagai doktrin pemberi kerja. Doktrin ini
               menyebutkan bahwa pemilik atau manajemen punya hak diatas hak pekerja atas pekerjaan
               mereka.  Secara  sederhana  dikatakan  bahwa  seorang  pekerja  dapat  dipecat  dengan  alasan
               apapun termasuk tanpa alasan. Selama ini pula, pemerintah dan hukum telah membatasi hak
               ini,  hakim hendaknya  mempelajari dengan cermat  buku pedoman pekerja,  janji  manajemen
               dan sumber- sumber lain untuk mencari kontrak kerja. Namun demikian pemberhentian
               dilarang oleh:
                  a.   Keadaan yang dikendalikan oleh hukum persamaan kesempatan, sepertiras, agama,
                      kebangsaan, jenis kelamin, kehamilan, danusia;
                  b.   Kegiatan serikat pekerja;

                  c.   Penolakan terhadap pelanggaran keselamatan dan kesehatan kerja;

                  d.   Hak untuk menolak penugasan yang diyakini berbahaya atau mengancam nyawa;
                  e.   Hak untuk menolak tindakan yang bertentangan dengan hukum sepertikerja sama
                      dalam penentuan harga.
               Larangan lain dapat diterapkan sesuai dengan keadaan dan hokum lokal. Pemberhentian dapat
               ditentang  bila  dilakukan  sewenang-wenang  dan  tidak  adil.  Juga  tidak  boleh  bertentangan
               dengan kebijakan publik.


               Pencegahan Separasi (PHK)

                      Salah   satu   bidang   kreatif   MSDM   adalah   upaya   pencegahan   separasi.   Ketika
               departemen  SDM  dapat  mencegah  perusahaan  kehilangan  SDM  yang  bernilai,  maka  uang
               yang ditanam dalam rekrutmen, seleksi, orientasi dan pelatihan tidak hilang.Uang juga dapat
               dihemat dengan mengurangi keperluan penyebaran pekerja yang tersisa.
               Meskipun jumlah minimum dari attrisi menjamin suatu arus karyawan baruke dalam suatu

               perusahaan dan kesempatan promosi untuk hal itu sudah ada,tiap-tiap karyawan  yang
               diberhentikan  mengalami  kerugian  investasi.  Melalui pendekatan proaktif,pengurangan

               karyawan melalui pengunduran diri secara sukarela, kematian, layoff dan terminasi dapat

               dikurangi.

               Pengunduran Diri Secara Sukarela.

                      Pengunduran  diri  secara  sukarela  dapat  dikurangi  dengan  meningkatkan  kepuasan
               kerja,  pekerjaan  yang  menantang,  supervisi  yang  bermutu  tinggi,dan  kesempatan  untuk
               tumbuh bagi setiap karyawan. Para manajer dan departemen SDM dilibatkan dengan topik-
               topik tersebut melalui pelatihan bagi supervisor, perencanaan karier dan aktivitas lainnya.

               Kematian

                      Kematian   sebagai   sumber   pemberhentian   kerja   adalah   salah   satu   alasan   bagi
               pengembangan  HRD  untuk  meningkatkan  kegiatan  keamanan  kerja,  penjagaan  kesehatan



                                                                                                       72
   73   74   75   76   77   78   79   80   81   82   83