Page 17 - Sinar Tani Edisi 4075
P. 17
TERNAK E-paper Edisi 19 - 25 Februari 2025 | No. 4075 Tahun LV 17
Ayam Maron,
Produktivitas Tinggi
dengan Keunggulan
Khas Ayam Kampung
Di tengah dominasi ayam ras dalam industri perunggasan,
inovasi baru hadir untuk meningkatkan daya saing ayam
kampung. Ayam Kampung Unggul Maron (AKU MARON),
hasil pengembangan Balai Budidaya dan Pembibitan Ternak
Terpadu (BBPTT) Jawa Tengah, menawarkan produktivitas
tinggi dengan keunggulan khas ayam kampung.
saha peningkatan masing memiliki kelebihan, tapi ayam lokal. seleksi genetik dari beberapa jenis
produktivitas dan ada juga kelemahan yang menjadi Upaya persilangan diawali ayam lokal unggulan, seperti Kedu
kemanfaatan ayam faktor penghambat dalam proses dengan pemuliaan pada tatanan Merah, Kedu Putih, Lingnan Maron,
lokal telah dilakukan produksi. pureline tetua yang akan disilangkan. dan Sembawa. “Kami menerapkan
Balai Penelitian Ternak Misalnya ayam Kedu memiliki Tujuan akhir crossbreeding adalah teknik pemurnian dan persilangan
Uyang menyeleksi ayam kualitas daging yang baik khas ingin menghasilkan ayam dengan untuk menghasilkan ayam dengan
lokal. Hasilnya, didapatkan ayam ayam lokal, namun memiliki sifat produksi telur tinggi, sedikit sifat pertumbuhan optimal, daya tahan
lokal dengan hasil awal bertelur mengeram dan pertumbuhan mengeram, warna kerabang, telur tinggi terhadap iklim tropis, dan
umur 20- 21 minggu, produksi telur lambat. Sedangkan ayam Lingnan putih krem dan memiliki sifat tetap mempertahankan kualitas
200 butir/ekor/tahun atau rata- rata memiliki pertumbuhan yang cepat, pertumbuhan yang cepat. khas ayam kampung,” jelasnya.
produsi 75%, sifat mengeram tinggal tapi kualitas dagingnya kurang Dari tetua ayam Sembawa dan Sejak pertama kali diperkenalkan,
5%. Ayam yang dinamakan Janaka disukai karena berwarna putih. ayam Lingnan Maron dihasilkan ayam Maron mendapat respons
Agrinak ini telah dilepas Menteri Sementara ayam Sembawa memiliki galur Ayam Maron-1 tipe petelur. positif dari para peternak. Produksi
Pertanian dengan Surat Keputusan produksi telur tinggi dan tidak Saat ini juga telah dihasilkan Ayam bibit ayam DOC (Day Old Chick) terus
No.768/Kpts/PK.020/M/12/2021. mengeram, namun corak warna Maron-2 yang merupakan ayam meningkat dari 14.199 ekor pada 2020
Sementara itu Pemerintah bulunya kurang disukai pasar, serta pedaging. Persilangan kedua ayam menjadi 61.053 ekor pada 2021, atau
Provinsi Jawa Tengah yang memiliki posturnya kecil dan pertumbuhan tersebut dilakukan di Taman Ternak naik 429,98%.
Balai Budidaya dan Pembibitan lambat. Ayam Maron dengan sistem close Saat ini, produksi DOC ayam
Ternak Terpadu, salah satu Unit Salah satu upaya meningkatkan breeding sejak tahun 2019 dengan Maron telah mencapai 65.000-
Pelaksana Teknis (UPT) Dinas produktivitas melalui crossbreeding menerapkan prinsip seleksi dan 80.000 ekor per tahun. Kini ayam
Peternakan dan Kesehatan Hewan, atau persilangan dengan culling. Maron telah tersebar ke berbagai
juga mencoba mengembangkan menggabungkan beberapa sifat daerah seperti Jawa Tengah, DI
ayam lokal unggul. Lokasinya di baik dari ayam lokal tersebut. Penuhi Kebutuhan Pasar Yogya karta, Subang, Bogor, Bekasi,
instalasi pembibitan di Taman Ternak Harapannya agar memperoleh Menurut Plt. Kepala Dinas Tangerang, Bali, Pontianak, Makassar,
Ayam Lokal Maron, Temanggung. keturunan lebih unggul dari tetuanya. Peternakan dan Kesehatan Hewan dan Lampung.
Salah satu ayam lokal yang Melihat berbagai kelebihan dari ayam Provinsi Jawa Tengah, Ir. Ignatius Meski prospeknya cerah,
dikembangkan adalah ayam Kedu, kampung tersebut, Balai Budidaya Hariyanta Nugraha, M.Si., inovasi pengem bangan ayam kampung
ayam Lingnan dan ayam Sembawa. dan Pembibitan Ternak Terpadu ayam Maron adalah langkah besar unggul seperti Maron masih meng-
Ayam-ayam tersebut masing- Jawa Tengah dilakukan persilangan dalam meningkatkan produksi hadapi tantangan. Data Badan Pusat
ayam lokal. “Ayam Maron dirancang Statistik (BPS) 2023 menunjukkan
untuk memenuhi kebutuhan pasar bahwa produksi daging ayam ras
yang menginginkan ayam kampung nasional mencapai 4,2 juta ton,
dengan pertumbuhan lebih cepat sedangkan ayam kampung hanya
dan produksi telur lebih banyak, berkontribusi 6,56% atau 280.725 ton.
tetapi tetap memiliki cita rasa khas,” Untuk itu, BBPTT Jateng terus
tuturnya. berupaya meningkatkan kualitas
Saat ini peneliti BBPTT Jateng ayam Maron melalui seleksi genetik
telah berhasil menciptakan dua berbasis DNA molekuler dan
varian unggulan ayam kampung penelitian pakan alternatif guna
Maron yaitu Maron-1 (tipe petelur). menekan biaya produksi. “Kami
Keunggulannya, produksi telur optimis ayam Maron bisa menjadi
mencapai 220 butir per tahun. solusi bagi peternak lokal. Dengan
Puncak produksi hingga 85 persen manajemen pemeliharaan yang
dengan rataan 60 persen dan telur baik, ayam ini bisa menjadi bisnis
berwarna putih krem, sesuai dengan yang menguntungkan, baik untuk
preferensi pasar. skala rumahan maupun komersial,”
Lalu ada Maron-2 (tipe pedaging) pungkas Hariyanta.
dengan keunggulan dapat dipanen Dengan inovasi ini, ayam kampung
dalam 70-90 hari dengan bobot tidak lagi hanya menjadi pilihan
900-1.300 gram. Selain itu, memiliki eksklusif, tetapi bisa lebih mudah
tekstur daging khas ayam kampung, dijangkau oleh masyarakat luas. Jika
lebih padat dan gurih. pengembangannya terus berlanjut,
Pengawas Bibit Ternak Madya ayam Maron berpotensi menjadi
BBPTT Jateng, Rahayu Kusuma- tulang punggung perunggasan lokal
ningrum menjelaskan, ayam Maron yang mampu bersaing dengan ayam
dikem bangkan melalui teknik ras. Djoko W/Herman