Page 111 - PGSD-MODUL 1 BAHASA INDONESIA
P. 111
b) Komplikasi, berisi cerita tentang masalah yang dialami tokoh utama. Masalah
dapat berupa konflik batin atau pertentangan dengan tokoh lain.
c) Resolusi, menceritakan penyelesaian dari masalah yang dialami tokoh.
d) Koda, berisi bagian akhir dari suatu cerita, biasnya berupa ulasan hikmah atas
peristiwa yang dialami tokoh utama.
Teks cerita inspiratif memiliki kaidah kebahasaan sebagai berikut:
a) Menggunakan ungkapan-ungkapan yang bernada saran atau persuasive,
seperti hendaknya, sebaiknya, jangan.
b) Menggunakan kata kerja tindakan, seperti mengembara, memberi,
menggapai-gapai, melompat, berjalan, berlari, menipu, bermusyawarah,
menasihati, mengusulkan.
c) Menggunakan kata kerja yang menggambarkan sesuatu yang dipikirkan atau
dirasakan para tokohnya. Kata-kata itu seperti membisu, mengeluh,
mengerang, tertunduk lesu.
d) Menggunakan kata-kata yang menggambarkan keadaan atau sifat tokohnya
seperti bingung, lapar, kecewa, sedih, sombong.
e) Menggunakan kata ganti orang pertama dan ketiga (tunggal atau jamak).
f) Menggunakan dialog (Kosasih, 2019)
Tabel 5. Contoh Cerita Inspiratif
Orientasi Pada masa dahulu, ada seorang anak laki-laki. Dia cerdas,
berbakat, dan tampan. Sayangnya, dia sangat egois dan mudah
marah, tidak ada yang mau menjadi temannya. Sering dia
marah-marah dan mengumbar kata-kata yang menyakitkan
kepada orang-orang di sekitarnya.
Komplikasi Orang tua anak itu sangat cemas dengan temperamen anaknya.
Mereka berpikir apa yang harus mereka lakukan. Suatu hari
ayahnya mendapat suatu ide. Dia memanggil anaknya,
kemudian memberi palu dan sekantong paku kepada anaknya.
Sang ayah berkata, “Setiap kamu mau marah, ambil paku dan
tancapkan ke pagar tua depan rumah kita sekeras mungkin.”
Meski pagar kayu itu ternyata sangat keras dan palu yang
digunakan cukup berat, namun karena anak laki-laki itu begitu
beringas maka pada hari pertama saja dia sudah menancapkan
tiga puluh tujuh paku.
Hari demi hari, minggu demi minggu, jumah paku yang

