Page 178 - PGSD-MODUL 1 BAHASA INDONESIA
P. 178

kterampilan  yang  diperoleh  secara  otomatis  atau  dibawa  sejak  lahir,  melainkan

                        diperoleh  melalui  pembelajaran  serta  latihan  melainkan  diperoleh  melalui
                        pembelajaran serta latihan.

                              Dalam  kemampuan  menulis  teks  nonfiksi,  selain  siswa  dibiasakan  untuk

                        menulis dengan sikap yang benar juga siswa harus meguasai teknik menulis kata,
                        kemudian  dilanjutkan  dengan  latihan  merangkaikan  kata-kata  menjadi  kalimat,

                        dan  kalimat  dirangkai  menjadi  paragraf  dan  yang  terakhir  paragraf-paragraf
                        disusun menjadi sebuah wacana.

                               Dalam  pembelajaran  bahasa  secara  terpadu  termasuk  pembelajaran

                        memahami  dan  menulis  teks  nonfiksi  di  sekolah  dasar,  Solchan,  dkk.  (2014)
                        menjelaskan prinsip yang melSaudarasi pembelajaran tersebut ialah:

                        1) Anak-anak  adalah  pembelajar  yang  konstruktif.  Mereka  terus  menerus  akan
                           berpikir tentang dunia mereka sebagai dasar atas apa yang mereka pelajari dan

                           mereka susun.
                        2) Bahasa adalah sistem makna yang dikomunikasikan dalam kehidupan sosial.

                           karena bahasa digunakan untuk berbagai macam tujuan maka makna tersebut

                           dapat  diekspresikan  dengan  cara  yang  bermacam-macam  termasuk  menulis
                           teks nonfiksi. Bahasa tidak dapat dipahami, diinterpretasikan, dan dievaluasi

                           tanpa  dihubungkan  dengan  konteks  sosial  tempat  bahasa  itu  digunakan.
                           Bahasa dipelajari melalui penggunaan aktual. Pola-pola bahasa yang bervariasi

                           dipelajari  dalam  penggunaanya  untuk  berbagai  tujuan  da  berbagai  konteks

                           sosial.
                        3) Anak-anak  pada  dasaranya  sudah  mempunyai  pengetahuan.  Pengetahuan  itu

                           diorganisasikan  dan  disusun  melalui  interaksi  sosial.  pengetahuan  itu  secara
                           tiba-tiba  akan  berubah  dalam  kehidupan  mereka  dan  dibangun  dalam

                           representasi mental yang didasarkan pengalaman individual. Pengetahuan itu

                           tidak bersifat statis dan absolut dalam menyikapi objek.
                               Aplikasi  ketiga  prinsip  tersebut  dalam  pembelajaran  teks  nonfiksi  di

                        Sekolah Dasar, siswa perlu dihadapkan dengan dunia nyata yang ada dilingkungan
                        sosialnya.  Mereka  perlu  diberikan  kesempatan  untuk  berinteraksi  dengan

                        kehidupan  nyata  dengan  bekal  pengetahuan  yang  sudah  mereka  miliki.  Dengan
   173   174   175   176   177   178   179   180   181   182   183