Page 25 - 370-baca-tafsir-bukan-terjemah
P. 25
5. Berselimut dan Berkelumun
Contoh lain bagaimana rumitnya
menerjemahkan Al-Quran ketika
menerjemahkan dua nama surat yang
bersebelahan dan punya kemiripan, yaitu surat
ke-73 Al-Muzzammil dan surat ke-74 Al-
Muddatstsir. Tim penerjemah Al-Quran di
Kementerian Agama itu bertahun-tahun tidak
selesai berdiskusi untuk mendapatkan
terjemahan yang paling mendekati bahasa
aslinya, ternyata nyaris tidak pernah bisa
memuaskan.
Pada Al-Quran dan Terjemahnya Edisi tahun
1971 Al-muzzammil diterjemahkan menjadi :
Orang Yang Berselimut dan al-muddatstsir
diterjemahkan menjadi Orang Yang Berkemul.
Namun pada Edisi cetakan tahun 2019, arti
masing-masing mengalami perubahan. Al-
muzzammil diartikan menjadi : Orang
Berkelumun, sedangkan al-muddatstsir
diartikan sebagai Orang Yang Berselimut.
Meski nampak sederhana, namun biar
bagaimana pun Al-Quran ini perkataan Allah
yang asli dan original. Semua pilihan diksinya
tidak ditetapkan secara ‘ngasal’. Dua diksi al-
muzzammil dan al-muddatstsir meski punya
kedekatan makna, tetapi kedua tetap saja
berbeda.
25