Page 52 - E-Modul-27-11-24
P. 52

E-Module








                            3)  Memilih Stimulus yang Menarik dan Kontekstual

                                Stimulus mendorong peserta didik untuk membaca stimulus. Stimulus yang
                                menarik  dibuat  dengan  variasi  terbaru,  yang  belum  pernah  dibaca  oleh
                                peserta  didik  tersebut  sebelumnya.  Menggunakan  stimulus  kontekstual
                                artinya,  stimulus  akan  sesuai  dengan  kenyataan  dalam  kehidupan  sehari-
                                hari, menarik, mendorong peserta didik untuk membaca.

                            4)  Memilih Butir Pertanyaan Sesuai dengan Kisi-Kisi Soal
                                Ditulis dengan kaidah penulisan butir soal HOTS. Kaidah penulisan butir soal
                                HOTS,  agak  berbeda  dengan  kaidah  penulisan  butir  soal  umumnya.

                                Perbedaannya, terletak pada aspek materi, sedangkan aspek konstruksi dan
                                bahasa relatif sama.
                            5)  Membuat Pedoman Penskoran (Rubrik) atau Kunci Jawaban
                                Setiap butir soal HOTS yang ditulis dilengkapi dengan pedoman penskoran
                                atau  kunci  jawaban.  Pedoman  penskoran  dibuat  untuk  bentuk  soal  uraian.

                                Sedangkan kunci jawaban dibuat untuk bentuk soal pilihan ganda. (Widana,
                                2017).
                                Teknik  atau  cara  penulisan  berbasis  HOTS  sama  seperti  penulisan  soal
                            biasa,  namun  dalam  soal  berbasis  HOTS  peserta  diuji  dengan  kemampuan

                            menganalisis,  mengevaluasi,  dan  menciptakan.  Dengan  demikian  didalam  soal
                            berbasis  HOTS  harus  terdapat  komponen-komponen  yang  sesuai,  yaitu
                            komponen  analisis,  dievaluasi  dan  dikembangkan  untuk  diciptakan.  Komponen
                            tersebut didalam soal dikenal  dengan stimulus, selanjutnya  komponen tersebut
                            disesuaikan dengan kata kerja dalam Taksonomi Bloom (Devi, 2012).


                            Prosedur penyusunan instrumen HOTS pada soal objektif dan esai, yaitu:
                            a.  Objektif

                                Soal  bentuk  objektif/pilihan  ganda  bertujuan  untuk  menguji  pemahaman
                            siswa  terhadap  masalah  secara  komprehensif  yang  terkait  antara  pernyataan
                            satu dengan yang lainnya. Soal-soal HOTS yang berbentuk pilihan ganda juga
                            memuat  stimulus  yang  bersumber  pada  situasi  kontekstual.  Siswa  diberikan

                            pertanyaan  yang  terkait  dengan  stimulus/bacaan,  pertanyaan-pertanyaan  yang
                            diberikan tersebut terkait antara satu dengan yang lainnya. Susunan pertanyaan
                            memberi petunjuk kepada jawaban yang benar. Apabila siswa menjawab benar







                                                                                                    42
   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57