Page 50 - 8731_Andisipengendangcilik
P. 50

Pernah  suatu kali  Andi diajak ke  rumah  seorang

          dalang untuk  memahirkan  kemampuannya dalam
          mengendang. Dalang tersebut sempat  kagum karena
          pada  usia yang   tergolong belia, Andi sudah mampu
          mengendang layaknya orang dewasa.


                 “Ini tinggal memolesnya saja karena improvisasi
          Andi   sudah  masuk  dan  kemampuannya cukup  lincah.
          Jadi,   sekali ini   saja bertemu saya, Andi sudah bisa
          mengasah kemampuannya  sendiri. Kecuali kalau ia besok

          mau berlatih karawitan atau   gending-gending langgam
          untuk mengiringi pentas wayang. Kalau soal ebeg, kamu
          kan ahlinya Sarjo.”


                 “Ya, Ki.” Pak Sarjo memanggilnya dengan sebutan
          Ki. Ki merupakan sebutan bagi orang berilmu tinggi. Rata-
          rata dalang wayang disebut Ki Dalang sebab ia mempunyai

          tugas membimbing dan mengajarkan kebaikan kepada
          penonton atau   masyarakat  pada  umumnya. Sudah
          sepatutnya jika dalang itu  ilmunya tinggi. Dalang akan
          menyampaikan beragam ilmu   pengetahuan tentang
          falsafah  kehidupan  melalui  wayang.  Wayang diyakini

          mengandung nilai  dan ajaran  yang berguna  bagi
          kehidupan manusia.

                 “Dalam memainkan gamelan, kita harus  memahami

          tata susila  dan  tidak  asal  memukul  sehingga  iramanya
          enak  didengarkan.  Kekompakan  harus  dijaga agar
          antarpenabuh gamelan bisa saling memahami  adanya



              40
   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55