Page 47 - Badan POM Hadir #Kerja Bersama Untuk Bangsa
P. 47

BADAN POM HADIR                                 MeMPeRkuAt sIsteM PeNgAWAsAN,
 keRjA BeRsAMA uNtuk BANgsA             MeNINgkAtkAN PeLAYANAN DAN PeRLINDuNgAN

































 Percepatan RUU Pengawasan Obat dan Makanan menjadi perhatian berbagai
 pihak. Salah satunya YLKI, yang menginisiasi FGD dengan tema “Mendorong
 Percepatan Pembahasan RUU Pengawasan Obat dan Makanan” (15/08/18).


 ii.  tantanGan penGaWasan oBat dan makanan
 Saat ini kita telah memasuki era revolusi industri 4.0 yang   Pembahasan RUU Pengawasan Obat dan Makanan.
 ditandai  dengan  perkembangan  teknologi  tinggi,  konektivitas
 manusia, mesin, dan data secara  real time (cyber-physical
 system). Sebagai konsekuensi dari perkembangan ini, penga­  rangnya 1,5 juta perusahaan pengolahan makanan dan mi­
 wasan obat dan makanan menghadapi tantangan antara lain:  numan di mana 99% merupakan perusahaan kecil dan
 1.  Persaingan untuk mendorong kemandirian dan daya saing   mikro. Inovasi dan perusahaan start up skala kecil dan mikro
 industri, khususnya skala kecil dan mikro.  juga terus berkembang. Upaya mendorong kemandirian dan
    Industri makanan dan minuman menjadi sektor industri   daya saing industri mikro dan kecil di era 4.0 agar mampu
 prioritas dalam  Making  Indonesia  4.0. Sesuai  peta  jalan   mengadopsi teknologi yang dapat meningkatkan produksi
 menuju makanan dan minuman 4.0 dalam  Making   dan pangsa pasar serta menerapkan praktik keamanan
 Indonesia 4.0 dari Kementerian Perindustrian, pada tahun   pangan secara konsisten menjadi tantangan industri pangan
 2030 kita berharap menyaksikan Indonesia sebagai eks­  dan pengawasan keamanan pangan.
 portir makanan dan minuman global nomor 5 di dunia   2.  Inovasi dan riset pengembangan produk dan teknologi.
 dengan memperkuat kemampuan produksi dan penggunaan      Eksplorasi ingredien baru serta riset dan pengembangan
 tek nologi revolusi industri 4.0. Di Indonesia terdapat seku­  produk maupun teknologi seperti nanoteknologi, ira dia­




 36 I tiga taHUn KinERJa Badan POM          tiga taHUn KinERJa Badan POM I 37
   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52