Page 46 - 210819_Minyak Kelapa Sawit Aman
P. 46
Judul : Badan POM: Minyak Kelapa Sawit Aman
Nama Media : trubus.id
Tanggal : 21 Agustus 2019
Halaman/URL : https://news.trubus.id/baca/31006/badan-pom-minyak-kelapa-sawit-aman
Tipe Media : Online
Trubus.id-- Di Indonesia, industri minyak
sawit merupakan salah satu industri
strategis nasional, khususnya untuk
kelompok non migas. Produksi minyak
sawit Indonesia menunjukkan
pertumbuhan yang signifikan dari tahun
ke tahun, baik dalam bentuk Crude Palm
Oil (CPO), maupun produk turunannya
yang diperuntukkan industri kimia dan
industri pangan misalnya minyak
goreng, margarin, mayones, sabun,
sampo, pasta gigi, bahan baku untuk baju, kertas koran, palm oil biodiesel, dan lain-lain.
Rabu, 21 Agustus 2019 diselenggarakan pertemuan Badan POM bersama Kementerian
Perdagangan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertanian,
dan lintas sektor terkait lainnya mengenai penanganan isu Palm Oil Free, dengan materi
pembahasan tentang peran strategis minyak sawit dalam menghasilkan devisa negara,
perkembangan mutakhir industri minyak sawit Indonesia, dan penanganan isu negatif minyak
sawit Indonesia.
“Tadi kami sudah melakukan pertemuan dengan lintas sektor, tidak hanya dari pemerintah
tapi juga para pelaku usaha dan universitas untuk membahas langkah-langkah ke depan,
karena kita semua menyadari industri minyak sawit Indonesia adalah salah satu industri yang
sangat strategis bagi ekonomi Indonesia, tidak haya dalam bentuk Crude Palm Oil tapi juga
berbagai produk turunannya terkait dengan Badan POM, tentunya pengawasan untuk obat
dan makanan seperti minyak goreng, sabun, shampoo, kosmetik dan bahan pangan lainnya,
bahkan susu bayi yang mengandung palm oil,” kata Kepala Badan Pengawas Obat dan
Makanan (BPOM) Penny Lukito dalam konferensi pers terkait isu Palm Oil Free di Kantor
Pusat Badan POM, Jakarta, Rabu (21/8).
Prospek industri sawit kini semakin cerah baik di pasar dalam negeri maupun di pasar dunia.
Sektor ini akan semakin strategis karena berpeluang besar untuk lebih berperan menjadi
motor pertumbuhan ekonomi nasional dan menyerap tenaga kerja.
Lebih lanjut Penny mengatakan, melihat potensinya yang begitu besar untuk mendukung
ekonomi di Indonesia, ia mengatakan, di sisi lain ada berbagai kampanye hitam yang terus
dilakukan untuk menurunkan daya saing dari produk palm oil Indonesia sehingga
membutuhkan upaya bersama untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dalam hal ini
terkait dengan label dari produk pangan, salah satunya didapatkan mengandung label tidak
mengandung minyak sawit (palm oil free).
“Berdasarkan peraturan Badan POM yang ada, itu tidak boleh, artinya satu pelanggaran.
Tugas dari Badan POM dalam hal ini untuk mengawasi label pangan melakukan pengawasan
dan penindakan,” tuturnya kembali.

