Page 44 - 210819_Minyak Kelapa Sawit Aman
P. 44
Judul : Diberantas Produk Label Palm Oil Free
Nama Media : citraindonesia.com
Tanggal : 23 Agustus 2019
Halaman/URL : https://citraindonesia.com/diberantas-produk-label-palm-oil-free/
Tipe Media : Online
JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM-
Diberantas dari peredaran produk
pangan label Palm Oil Free (bebas
minyak sawit). Dipastikan, sudah tidak
ditemukan lagi alias bersih dari rak- rak
toko- toko modern di Jakarta berkat
bantuan dari Asosiasi Perusahaan Ritel
Indonesia (Aprindo).
“Kita sudah saksikan bersama di sini
dengan pihak ritel dan Perindo bahwa
produk yang mencantumkan label Palm Oil Free tidak ditemukan lagi di sini. Sudah ditarik,”
ujar Ojak Simon Manurung, Direktur Pengawasan Barang Beredar dan Jasa Ditjen
Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan RI, kepada wartawan
didampingi Nur Rahman, Ketua Bidang Komunikasi dan Media, Apprindo saat sidak di sebuah
gerai toko modern di kawasan Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis malam (22/8/2019).
Menurut Ojak, sidak itu menyusul hasil rapat lintas K/L di BPOM kemarin. Di mana, dalam
pertemuan itu, disepakati supaya perusahaan UMKM yang memproduksi produk bahan
pangan label Palm Oil Free harus dibina dulu.
“Rekomendasi dari hasil rapat K/L di BPOM, Kemenperin, Kemendag, kemarin supaya
UMKM-nya dibina. Yang kita sayangkan yaaa, Indonesia kan sedang berjuang menyelesaikan
diskriminasi CPO produk Kelapa sawit kita di Eropa sana. Masa kita di sini bikin produk
berlabel Palm Oil Free. Jadi, kontraproduktif lah,” tambah Ojak seraya meminta para peritel
jangan jual produk buatan UMKM berdomisi di Kota Bogor itu.
“Kemendag mendukung upaya perlindungan terhadap daya saing perdagangan kelapa sawit,
dan khususnya menghentikan penggunaan label “Palm Oil Free” yang akan menurunkan daya
saing industri kelapa sawit Indonesia, hal tersebut sejalan dengan ijin edar untuk produk
bertanda “Palm Oil Free belum pernah diterbitkan oleh BPOM,” jelas Ojak.
Gayung bersambut. Nur Rahman, Ketua Bidang Komunikasi dan Media Aprindo, menanggapi
positif arahan dan masukan dari tim Direktorat Pengawasan itu di sela- sela sidak tersebut.
“Kami senang karena kami sudah sering kerjasam dengan Kementerian Perdagangan.
Memang dari Aprindo pernah tahu ada barang itu, tapi sudah kita tarik kok,” kata Nur Rahman
saat doorstop.
Ketika ditanya lagi jika nantinya ditemukan lagi? Nur Rahman menjawab:” Klo masih ada ya
pasti kita turunkan,” tegasnya.
“Kemendag mendukung upaya perlindungan terhadap daya saing perdagangan kelapa sawit,
dan khususnya menghentikan penggunaan label “Palm Oil Free” yang akan menurunkan daya
saing industri kelapa sawit Indonesia, hal tersebut sejalan dengan ijin edar untuk produk
bertanda “Palm Oil Free belum pernah diterbitkan oleh BPOM,” jelas Ojak.

