Page 26 - Masa-il-Diniyyah-Buku-Pertama_Dr.-H.-Kholilurrohman-MA
P. 26

al Manasik, hlm. 156, beliau mengatakan tentang ziarah ke makam
               Rasulullah:




                                                 " َعاسلما   ح ْنْأو تابرقلا مهأ نم اوي   َ " ـنإف
                                                                  ُّ ِّ َ ْ َ
                                                          َ َ
                                                     َ
                                                                 َُّ
                                                      َ

               Maknanya: “Ia tergolong hal terpenting untuk mendekatkan diri kepada
               Allah dan termasuk usaha paling sukses (baik)".

               Selanjutnya adalah al Hafizh adl Dliya' al Maqdisi dalam Fadlail al
               A'mal, hlm. 108, beliau menuturkan beberapa hadits sebagai dalil
               penguat hal itu, di antaranya:


                                                    ي



                                      "   ااِح في نيراز انَّأَ كف اافو دعـب يبرـق رازـف جح نم "
                                                َ َ َ َ
                                                                        َ ي
                                                          َ َ َْ ْ َْ
                                                                           َ ْ َ
                                                                      َ َ
                                         ََ
                                                           َ

               Maknanya: “Barangsiapa pergi haji kemudian ziarah ke makamku setelah
               aku wafat maka seakan-akan ia telah mengunjungiku sewaktu aku masih
               hidup".

                     Ulama lain yang menyatakan kesunnahan ziarah ke makam
               Rasulullah adalah al Hafizh Ibn Hajar al 'Asqalany dalam Fath al
               Bari juz III, hlm. 65-66, Syekh Taqiyyuddin al Hushni (pengarang
               Kifayatul Akhyar)  dalam kitabnya  Daf'u Syubah  Man  Syabbaha Wa
               Tamarrada hlm. 94-95, al Hafizh Abu Zur'ah al 'Iraqi dalam Tharh at-
               Tatsrib Fi Syarh at-Taqrib hlm. 43, Syekh Ibn Hajar al Haytami dalam
               al Jawhar al Munazhzham Fi Ziyarah al Qabr asy-Syarif an-Nabawi al
               Mukarram hlm. 27-28 dan masih banyak lagi yang lain.
                     Seseorang yang berziarah ke makam Rasulullah dianjurkan
               untuk berdo'a di sana, sebagaimana hal itu disebutkan oleh ulama-


                                               22
   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31