Page 201 - Hadits-Jibril-Penjelasan-Hadits-Jibril-Memahami-Pondasi-Iman-Yang-Enam-Dr.-H.-Kholilurrohman-MA
P. 201
184 | H a d i t s J i b r i l
ْملكتيلْدبعلاْنإ" :ْملسوْويلعْللاْىلصْولوقْقادصمْكلذو
ُ
ْيأْ"افيرخْيعبسْرانلاْفْإُْيوهيْاسأبْإُْىريْلاْةملكلاب
ً
ً
ْصاخْوىوْمنهجْىهتنمْكلذوْلوز نلاْفْاماعْيعبسْةفاسم
ً
ٌ
ْثيدحْ هانعمْ فوْ ونسحوْ يذمترلاْ هاورْ ثيدمحاوْ رافكلا ب
ََّ
ْطترشيْلاْونأْىلعْليلدْثيدمحاْاذىوْ،ملسموْيراخبلاْهاور
ْداقتعاْلاوْردصلاْحارشناْلاوْمكمحاْةفرعمْرفكلاْفْعوقولاْف
ىا" ظفللاْنىعم
“--bahwa menganggap remeh kata-kata kufur
dapat mengeluarkan seseorang dari Islamnya--
hal itu sesuai dengan sabda Rasulullah:
“Sesungguhnya bila seseorang berkata-kata
dengan kata-kata (kufur) walaupun dia tidak
menganggap hal itu sebagai keburukan maka
karena ucapannya tersebut ia akan masuk ke
dalam neraka hingga dasarnya --yang jarak
permukaan dengan dasarnya- adalah selama 70
tahun”. Artinya, ia akan masuk ke dalam neraka
hingga ke dasarnya yang jarak hingga dasarnya
tersebut adalah 70 tahun, dan dasar neraka adalah
khusus sebagai tempat bagi orang-orang kafir.
Hadits ini diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan ia
mengatakan ini hadits Hasan. Hadits yang
semakna dengan ini juga diriwayatkan oleh Imam
al-Bukhari dan Imam Muslim. Hadits ini
merupakan dalil bahwa terjatuh dalam kufur tidak
disyaratkan harus mengetahui hukumnya, juga
tidak disyaratkan bahwa hatinya benar-benar