Page 73 - Mengungkap-Kerancuan-Pembagian-Tauhid-Kepada-Uluhiyyah-Rububiyyah-dan-al-Asma-Wa-ash-Shifat-Dr.-H.-Kholilurrohman-MA-277-Hal
P. 73

Mengungkap Kerancuan Tiga Tauhid  | 71

            Seperti  kata  “Ghufran”  yang  berarti  ampunan,  ketika
            dipakaikan  Wazn  “Istif‟al”  maka  menjadi  “Istighfar”,  artinya
            menjadi  memohon  ampunan.  Dengan  demikian  Istighatsah
            artinya Thalab al-Ghauts, artinya meminta pertolongan.

                   Para ulama membedakan antara Istighatsah dengan Isti‟anah
            meskipun  secara  kebahasaan  makna  Istighatsah  dan  Isti‘anah
            kurang lebih sama. Karena isti‘anah juga Wazn Istif‟aal dari kata al-
            „Aun yang berarti Thalab al-„Aun, maknanya meminta pertolongan.
            Namun  kandungan  makna  Istighatsah  adalah  “Thalab  al-Ghauts
            „Inda asy-Syiddah Wa adl-Dliq”, artinya meminta pertolongan ketika
            dalam  keadaan  sukar  dan  sulit.  Sedangkan  Isti‟anah  maknanya
            lebih luas dan umum.

                   Allah berfirman:
                                                ِ
                                                                ِ
                                                        ِ
                                                            ِ
                                     ) ْ  ٗ٘ ْ:ةرقبلا(ْةلا  صلاوْبر  صلباْاونيعتساو
                                                  َ
                                                      َ ْ
                                                               ُ َْ َ
                  “Mintalah pertolongan dengan (jalan) sabar dan shalat” (QS.
                  al-Baqarah: 45)

            Macam-Macam Istighatsah

                   Istighatsah ada dua macam:
                   (Satu): Istighatsah kepada Allah. Dalam al-Qur‘an QS. al-
            Anfal: 9, Allah berfirman:
                                                             ِ
                              ُِّ
                    ِ ٍ ِ
                                   ِ
                 ْن ْ مْ فْ لَبْ مكدٌشْ هيَأْ مُ كَ لْ باجتسافْ مُ ك  برْ نوثيغتستْ ْ ذإ ِ
                                                  َ
                                                          َ ُ َ َ
                                           َ َ َْ
                                                               ْ
                             ُ ُ ّ ْ
                                                     ْ َ
                            ْ
                  َ
                                                         ِِ ِ ِ
                                             ٜ ) ْ  ْ:لافنلأا(ْيفدرمْةَ كئلامْ لا
                                                                 َ
                                                        َ ُْ
                                                                  َ
                  “(Ingatlah  wahai  Muhammad),  ketika  kalian  memohon
                  pertolongan  kepada  Tuhan  kalian,  lalu  Dia  (Allah)
                  mengabulkan  bagi  kalian  -berkata-:  “Sesungguhnya  Aku
   68   69   70   71   72   73   74   75   76   77   78