Page 18 - MATEMATIKA-BG-KLS-VII_Spread
P. 18
Ulasa Ulasan n
Ulasan n
Ulasa
~Dari Matematika SD ke SMP~
~ Dari Aritmetika ke Matematika ~
Tujuan
11
Cobalah untuk menggelompokkan
berbagai bilangan. Lanjutkan 0 4,3
Sambil mengulas kembali mengenai “bilangan dengan melakukan mencoba soal-
soal hitungan menggunakan +, -,
x, dan : . 6
dan rumus” yang dipelajari di Sekolah Dasar, hal 0,8 213
tersebut dapat membantu mempersiapkan diri
Kita dapat juga
untuk pembelajaran yang akan datang. menghitung bilangan
desimal dan pecahan.
Bab 1
Bilangan Positif dan Nega
Penjelasan dan Hal yang Perlu Diingat
Apa yang telah kita pelajari sejauh ini?
1. Penjelasan mengenai ulasan Bilangan Bulat Aturan Hitung ①
Bilangan-bilangan seperti 1, 6, dan 230 disebut Meskipun urutan dua bilangan dibalik, hasil
bilangan bulat. jumlahnya sama.
Materi matematika Sekolah Dasar diantaranya Desimal □ + △ = △ + □
Bilangan-bilangan seperti 0,2; 1,4; dan 2,8 disebut
Jika tiga bilangan dijumlahkan dan urutan
adalah “Bilangan dan hitungan A”, “Jumlah bilangan desimal. bilangan-bilangan dibalik, hasilnya tetap
Pecahan
Bilangan-bilangan seperti 1 , 2 , dan 7 sama.
dan pengukuran B”, “Bidang geometri C”, dan disebut bilangan pecahan. 3 5 4 ( □ + △ ) + ◯ = □ + ( △ + ◯ )
Persamaan Meskipun urutan dua bilangan dibalik, hasil
“Hubungan kuantitas D” yang berbeda dengan Tanda sama dengan “ = ” digunakan untuk kalinya sama.
menyatakan hasil hitung. Tanda tersebut juga □ × △ = △ × □
materi matematika di SMP. Hal ini bertujuan agar digunakan untuk menyatakan bahwa bilangan Jika tiga bilangan dikalikan dan urutannya
atau pernyataan di kiri dan di kanannya adalah
dibalik, maka hasilnya tetap sama.
sama.
siswa dapat memahami materi pembelajaran Pertidaksamaan ( □ × △ ) × ◯ = □ × ( △ × ◯ )
Tanda pertidaksamaan >, <, >, < digunakan untuk Aturan Hitung ②
sekaligus menata kembali pembelajaran materi menyatakan perbandingan dua bilangan atau ( □ + △ ) × ◯ = □ × ◯ + △ × ◯
pernyataan di kiri dan kanannya.
SMP. Resiprokal ( □ – △ ) × ◯ = □ × ◯ – △ × ◯
Jika dua bilangan dikalikan menghasilkan 1, maka
bilangan yang satu disebut kebalikan yang lain.
Materi “bilangan dan rumus A” di SMP,
10
utamanya berasal dari materi “Bilangan dan
Penghitungan A” dan “Hubungan Kuantitas D”
membuat rumus seperti “6-11” yang tidak
di Sekolah Dasar.
dipelajari di Sekolah Dasar. Jika begitu,
Dengan menggunakan teknik “mengulas
menanyakan bagaimana operasi hitung ini
kembali”, posisikan sebagai salah satu langkah
dapat dilakukan atau tidak, dan membiarkan
untuk belajar matematika Sekolah Dasar ke
siswa terlibat dalam kegiatan diskusi juga akan
matematika Sekolah Menengah Pertama dan
memotivasi mereka untuk mempelajari “Bab 1
menghilangkan penolakan untuk mempelajari
Bilangan Positif dan Negatif”.
materi.
3. Mengulas kembali setiap karakter
2. Mengulas kembali 4 aturan operasi hitung
Di kelas 6 Sekolah Dasar, telah belajar bahwa
Disini akan diingatkan tentang operasi
ketika menyatakan angka dan besaran, selain
hitung bilangan bulat, desimal, dan pecahan
menggunakan simbol dan , terkadang juga
yang dipelajari di Sekolah Dasar. Khususnya ada
menggunakan karakter seperti a dan x.
beberapa siswa yang tidak pandai menghitung
Memikirkan tentang apa yang dinyatakan
desimal dengan pecahan, dan operasi hitung
oleh rumus di dalam buku teks, dapat membantu
campuran desimal dengan pecahan. siswa
untuk mempelajari rumus karakter dan nilai
tersebut memahami dengan cara meminta
rumus. Bagi siswa yang kesulitan mengungkapkan
mereka mengerjakan “Operasi hitung Sekolah
pendapatnya, jika sudah terbiasa menjelaskan dan
Dasar” pada halaman 277.
berkomunikasi dalam aktivitas kelompok kecil,
Hal ini juga bergantung bagaimana cara
maka akan dengan mudah pula mengungkapkan
memilih angka, beberapa siswa mungkin
pendapatnya di kelas-kelas selanjutnya.
10

