Page 36 - E-modul Kimia Asam Basa
P. 36

Basa Lemah





          Basa lemah dalam larutannya hanya terionisasi sebagian. Reaksi

       ionisasi basa lemah merupakan reaksi kesetimbangan (bolak-balik).

           Jika suatu basa lemah misalnya BOH dilarutkan dalam air, maka
       larutan tersebut akan terionisasi membentuk ion B⁺ dan OH⁻. Namun


       dalam  waktu  bersamaan  ion-ion  tersebut  bereaksi  kembali
       membentuk  molekul  BOH  hingga  tercapai  keadaan  setimbang.

       Persamaan reaksinya dapat dituliskan sebagai berikut.



                                B(aq) + H₂O( )     BH⁺(aq) + OH⁻(aq)
                                                      l

      Seperti biasa, H₂O dihilangkan dari persamaan konstanta kesetimbangan.
      Tetapan  kesetimbangan  untuk  basa  lemah  dinamakan  tetapan  ionisasi

      basa (Kb) yang dirumuskan sebagai berikut.



                                                         [B⁺] [OH⁻]
                                                Kb =
                                                            [BOH]


       Semakin  besar  nilai  Kb,  maka  akan  semakin  kuat  sifat  suatu  basa.

       pH  suatu  basa  ditentukan  berdasarkan  nilai  pOH  nya.  Nilai  pOH

       basa  dapat  ditentukan  jika  konsentrasi  ion  OH⁻  diketahui.  Secara

       matematis, konsentrasi ion OH⁻ untuk basa lemah dirumuskan:


                                            √
                               [OH⁻] =  M × Kb                          [OH⁻] = M × α





            Keterangan:
            Kb = Tetapan ionisasi basa

            M  = Konsentrasi larutan basa
            α   = Derajat Ionisasi







                                                              28
   31   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41