Page 82 - eBook Manajemen Pengantar_Neat
P. 82

Dalam melakukan investasi di negara lain terdapat tiga pertimbangan
             utama, yaitu: infrastruktur, risiko politik, dan teknologi yang fit dengan
             budaya.
                  Dampak  MNE  bagi  host  country  adalah  memperbaiki  neraca
             pembayaran, menciptakan pekerjaan, memperbaiki persaingan domestik,
             ketersediaan produk bagi kosumen domestik, transfer modal, teknologi,
             dan kewirausahaan.
                  Dampak MNE bagi home countries adalah ketergantungan ekonomi,
             campur tangan politik, pengaruh negatif budaya. Investasi di luar negeri
             berarti pula aliran kas keluar yang dapat menyebabkan gangguan pada
             neraca pembayaran, akan tetapi dalam jangka panjang neraca pembayaran
             mendapat pemasukan dari pemberian lisensi, royalti, dividen, dan penjualan
             komponen untuk perakitan (assembly).


             PRAKTIK-PRAKTIK BISNIS GLOBAL

             Bagaimana perusahaan go Internasional?
             Suatu perusahaan dapat go Internasional dengan cara:
             1.  Mengekspor, yaitu menjual produk domestik ke pasar luar negeri,
                  contoh: pengusaha gerabah di Kasongan mengekpor produknya ke
                  Jerman, Amerika Serikat, Autralia, dan ke negara lainnya sesuai
                  permintaan.
             2.  Lisensi, yaitu menjual hak paten merek produk dan proses atau hak
                  cipta produk ke luar negeri, contoh: Perusahaan Great River Indo-
                  nesia membeli hak paten merek kemeja ARROW.
             3.  Waralaba, yaitu jenis khusus lisensi yang menjual satu paket bisnis
                  meliputi  merek  dagang,  peralatan,  bahan  baku,  dan  pedoman
                  manajerial, contoh: pemilik Kentucky Fried Chicken di Indonesia
                  membeli jenis khusus lisensi ini dari AS. Beberapa waralaba Indone-
                  sia juga telah berhasil memperluar pasarnya, contohnya Kebab Turki
                  Baba Rafi dan Es Teler 77 yang telah berhasil Go Asia.
             4.  Usaha patungan, yaitu kerjasama kepemilikan yang melibatkan
                  perusahaan domestik dan luar negeri untuk mengembangkan produk
                  baru dan membangun fasilitas pabrik. Usaha patungan terbentuk
                  apabila terdapat regulasi pembatasan kepemilikan oleh pihak asing,
                  atau untuk memperoleh transfer teknologi, atau untuk mendistribusi-
                  kan sebagian risiko investasi yang berjumlah besar kepada pihak
                  asing, contoh: usaha patungan Pertamina dengan pihak asing, PT
                  Badak di Bontang, untuk memproses gas alam (Natural dan LPG),
                  kemudian diekspor ke Jepang.




               Globalisasi dan Manajemen                                       71
   77   78   79   80   81   82   83   84   85   86   87