Page 375 - Agribisnis Tanaman Buah Kelas XI Semester 1
P. 375
c. So rtasi dan grading buah
1)So rtasi dan grading buah Semangka
Buah semangka yang telah dipanen diangkut dengan
keranjang dan dikumpulkan pada suatu tempat atau
gudang. Buah -buah ini kemudian dipilah-pilah (sortasi)
antara buah yang utuh dengan buah yang cacat atau rusak,
baik rusak karena faktor fisik maupun serangan hama-
penyakit. Buah-buah yang tidak lolos sortasi kalau masih
memungkinkan dapat dipasarkan di pasar setempat,
sedangkan buah -buah yang berkualitas mengalami tahap
pengkelasan (grading) sebelum dipasarkan.
Ped ag ang - p ed ag ang p ad a um urnnya m e ng g o lo ng kan semangka
berdasarkan 3 kelas. Untuk semangka non biji Kelas A dengan bobot
buah 4 kg ke atas. Kelas B dengan bobot b uah 2- 4 kg . Kelas C b o b o t
b uah 1-2 kg. Untuk semangka berbiji Kelas A bobot buah 6-8 kg, kelas
B bobot buah 4-6 kg, kelas C bobot buah kurang dari 4 kg.
Perbedaan kelas tentu saja akan menyebabkan perbe daan
harga. Sebagai contoh, bila harga semangka non-biji kelas A Rp
5000,00/kg maka kelas B Rp 3500,00/kg, sedangkan kelas C
Rp 2500,00/kg.
Sortasi buah untuk kepentingan ekspor biasanya lebih ketat.
Penampilan buah harus benar-benar prima. Bentuk buah
harus benar-benar bulat, tidak benjo (bentuk seperti balon)
atau seolah-olah bersegi delapan (karena penyerbukan
kurang sempurna). Kulit buah harus mulus sempurna, tidak
357

