Page 371 - MODUL BIOMEDIK III
P. 371
asam atau basa lemah memiliki sifat tidak terlalu banyak terionisasi
+
dan menyumbang sedikin ion H atau OH .
-
Terdapat beberapa mekanisme sistem buffer dalam rangka
mempertahankan kondisi asam basa tubuh, yaitu:
-
1. Buffer Bikarbonat (HCO 3 )
Salah satu sistem buffer yang penting dalam tubuh adalah
-
sistem buffer asam karbonat-bikarbonat (H 2CO 3 – HCO 3 ). Asam
karbonat (H 2CO 3) berperan sebagai asam lemah, sementara ion
-
bikarbonat (HCO 3 ) berperan sebagai basa lemah. Dengan
demikian sistem buffer ini dapat mengkompensasi kelebihan atau
+
kekurangan ion H . Misal, tubuh dalam keadaan asam (kelebihan
=
ion H ), HCO 3 berfungsi sebagai basa lemah dan menghilangkan
-
+
kelebihan H melalui reaksi kimia:
-
+
HCO 3 + H H 2CO 3 (Asam Karbonat)
Reaksi ini membantu menjaga pH tubuh tetap stabil. Begitu
pula sebaliknya, jika tubuh dalam keadaan basa (sedikit ion H ),
+
asam karbonat dapat berfungsi sebagai asam lemah dan
+
menyediakan ion H dengan reaksi:
=
+
H 2CO 3 H + HCO 3
+
Pada reaksi di atas, asam karbonat terurai menjadi ion H dan
+
ion bikarbonat (HCO 3 ). Dengan menambah H ke dalam larutan
=
tubuh, reaksi ini membantu menurunkan pH dan mengembalikan
keseimbangan asam-basa tubuh.
2. Buffer Protein
Sistem buffer protein terutama banyak ditemukan pada
cairan intraseluler dan plasma darah. Contoh dari sistem buffer ini
360