Page 29 - Panduan Mentoring Islam STPN 2021
P. 29

Keimanan  melahirkan  kebahagiaan  dari  dua  sisi  (1)  Iman  dapat
                  menghindarkan dan memalingkan seseorang dari ketergelinciran ke dalam
                  dosa  yang  merupakan  sebab  ketidak  tenangan  dan  kegersangan  jiwa.  (2)
                  Keimanan  dapat  menjadi  sumber  utama  kebahagiaan,  yakni  sakinah  dan
                  thuma’ninah.  Sehingga  di  tengah  lautan masyakil (probematika)  dan  krisis
                  hidup tidak ada jalan keluar dan keselamatan selain Iman.


                  Oleh karena itu orang yang tanpa iman di hatinya dipastikan akan selalu
                  dirundung rasa takut, was-was, kahwatir, gelisah, galau. Adapun bagi orang
                  beriman.  Adapun  bagi  orang  beriman  tidak  ada  rasa  takut  sama  sekali,
                  selain takut kpda Allah Ta’ala.


                  Hati  yang  dipenuhi  iman  memandang  remeh  setiap  kesuliatn  yang
                  menghimpit,  kerana  orang  beriman  selalu  menyikapi  segala  persoalan
                  dengan tawakkal kepada Allah. sedangkan hati yang kosong, tanpa iman tak
                  ubahnya  selembar  daun  rontok  dari  dahannya  yang  diombang-ambingkan
                  oleh angin.


                  5. Berpindah dari Kebahagiaan Dunia pada Kebahagiaan Akhirat


                  Pasca  kehidupan  dunia,  akan  memasuki  kehidupan  di  alam  kubur  bakda
                  kematian dan selanjutnya kehidupan di negeri akhirat setelah hari kiamat.
                  Dan  jalan-jalan  kebahagiaan  akan  menyertai  manusia  dalam  tiga  fase

                  kehidupan tersebut (dunia, alam kubur,& hari akhir)


                  Dalam  kehidupan  dunia  Allah Ta’ala telah  menjanjikan  kebahagiaan  bagi
                  orang-orang beriman dan beramal shaleh:

                                               َ
                  ْ  ُ َ  َ  َ ۡ  َ  ُ َ ۡ  َ  ۡ ُ َ َ ۡ َ َ  ٗ  َ ّ َ ٗ َ َ  ُ َ َ ۡ ُ َ َ  ٞ ۡ ُ َ ُ َ  َ  ُ َ ۡ  َ َ  ّ  ٗ  َ  َ َ  ۡ َ
                                                       َٰ
                                                                                                  َٰ
                                                                                َٰ
                    اونكَ ام نسحأب مهرجأ مهنيزجلنو    ةبيط ةويح  ۥ       هنييحنلف نِمؤم وهو ثَنأ وأ ركذ نِم احِلص لِمع       نم
                               ِ
                                                               ِ
                                                   ِ
                                           ِ
                                                                                      ٍ
                          ِ
                                                                                                       َ ُ  َ ۡ َ
                                                                                                    ٩٧   نولمعي
                  Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan
                  dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya
                  kehidupan  yang  baik  dan  sesungguhnya  akan  Kami  beri  balasan  kepada
                  mereka  dengan  pahala  yang  lebih  baik  dari  apa  yang  telah  mereka
                  kerjakan.(Qs An-Nahl [16]:97).


                  Ayat tersebut menegaskan bahwa orang yang beriman dan beramal shaleh
                  akan  dihidupkan  di  dunia  dengan  kehidupan  yang  baik;  bahagia,  tenang,
                  tentram, meski hartanya sedikit.






                                                              Panduan Kerohanian Islam STPN | 28
   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34