Page 102 - combinepdf_Neat
P. 102
Kegiatan Belajar 1
Perkembangan Fisik motorik dan Kognitif
Pada berpikir simbolis anak mengembangkan kemampuan untuk membayangkan secara mental suatu objek
yang tidak ada. Kemampuan untuk berpikir simbolis semacam ini dinamakan fungsi simbolis. Fungsi simbolis
yang ditunjukkan oleh anak seperti imitasi tertunda (deffered imitation), bermain sandiwara (pretend play), dan
kemampuan menggunakan simbol (kata) untuk komunikasi (Papalia, dkk., 2008). Dengan demikian dapat
dipahami bahwa anak sudah tidak lagi bereaksi begitu saja terhadap stimulus-stimulus, melainkan sudah tampak
adanya suatu aktivitas internal.
Ciri lain dalam usia ini yaitu egosentris. Egosentrisme adalah suatu ketidakmampuan untuk membedakan
antara perspektif dirinya dengan perspektif orang lain. Percakapan telepon berikut ini antara Rina yang berusia
empat tahun dan ayahnya di kantor menunjukkan pikiran egosentris Rina (Santrock, 1995).
Ayah : Rina, ibumu ada?
Rina : (mengangguk sambil diam)
Ayah : Rina, bisa ayah bicara dengan ibu?
Rina : (mengangguk)
Menurut Wadsworth (Suparno, 2001), bila seorang anak bertemu dengan orang lain yang memiliki
pemikiran berbeda darinya, anak akan berpikir bahwa orang lain lah yang berpikiran salah, sedangkan pikirannya
lah yang benar. Hal ini bukan berarti anak tersebut ingin berpikiran egosentris melainkan anak tersebut belum tahu
bahwa pikirannya yang egosentris.
Ciri lain pada tahap ini adalah animisme yaitu keyakinan bahwa objek yang tidak bergerak mempunyai
kehidupan dan dapat bertindak. Contohnya seorang anak berkata bahwa bonekanya akan merasa kesepian
ditinggal di rumah sendirian sehingga ia ingin membawa boneka tersebut ke sekolah. Anak juga merasa kasihan
kepada boneka tersebut jika tidak sengaja boneka jatuh dari tempat tinggi karena berpikir bahwa boneka tersebut
merasa sakit.
anak telah dapat memperoleh pengetahuan berdasarkan pada kesan yang agak abstraks.
Dalam menarik kesimpulan sering tidak diungkapkan dengan kata-kata. Oleh sebab itu,
pada usia ini, anak telah dapat mengungkapkan isi hatinya secara simbolik terutama bagi
mereka yang memiliki pengalaman yang luas. Karakteristik tahap ini adalah
a) Anak dapat membentuk kelas-kelas atau kategori objek, tetapi kurang disadarinya;
Tahap Intuitif
4 - 7 tahun .......................................................... b) Anak mulai mengetahui hubungan secara logis terhadap hal-hal yang lebih kompleks;
c) Anak dapat melakukan sesuatu terhadap sejumlah ide;
d) Anak mampu memperoleh prinsip-prinsip secara benar.
Dia mengerti terhadap sejumlah objek yang teratur dan cara mengelompokkannya. Anak
kekekalan masa pada usia 5 tahun, kekekalan berat pada usia 6 tahun, dan kekekalan
volume pada usia 7 tahun. Anak memahami bahwa jumlah objek adalah tetap sama
meskipun objek itu dikelompokkan dengan cara yang berbeda.
Ega Asnatasia Maharani, M.Psi., Psikolog. Intan Puspitasari, S.Psi., MA
Psikologi Peserta Didik

