Page 333 - BUKU NATIONAL INTEREST DAN AGENDA PEMBANGUNAN EDISI KE-2
P. 333
KIPRAH TAHUN KEDUA WAKIL KETUA DPR/KORINBANG DR. (H.C.) RACHMAT GOBEL
Untuk Capai Target
Pembangunan, APBN
2022 Harus Didukung
Kebijakan Non-Fiskal
Yang Lebih Efektif
Jakarta: Wakil Ketua DPR RI/Korinbang Rachmat Gobel menilai, APBN 2022
cukup realistis dan terlihat hati-hati seperti tercermin dari volume belanja
negara yang sedikit lebih rendah dibandingkan APBN 2021 dan defisit
anggaran 2022 yang juga jauh lebih rendah dibandingkan 2021.
“Dilihat dari struktur APBN 2022, daya dukungnya terhadap pertumbuhan
ekonomi mungkin tidak sekuat APBN 2021. Oleh karena itu, untuk mencapai
sasaran pembangunan yang ditetapkan pemerintah, kuncinya adalah
pelaksanaan APBN 2022 harus mendapat dukungan kebijakan non-fiskal
yang lebih efektif,” kata Rachmat Gobel.
Seperti disampaikan Presiden Jokowi dalam pidato Penyampaian
Keterangan Pemerintah Atas Undang-undang APBN Tahun Anggaran 2022
Beserta Nota Keuangannya di Depan Rapat Paripurna DPR RI pada Senin
(16/08), Belanja Negara pada 2022 direncanakan sebesar Rp 2.708,7 triliun
atau 1,5% lebih rendah dibandingkan anggaran 2021 ini.
Belanja itu meliputi alokasi untuk Pemerintah Pusat Rp 1.983,3 triliun
atau turun 0,83% dibandingkan tahun sebelumnya Rp 1.954,5 triliun. dan
Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TDD) Rp 770,4 triliun atau turun 3,16%
dibandingkan sebelumnya Rp 795,5 triliun.
Press release tanggapan atas hasil pembahasan APBN 2022
315

