Page 13 - Stabilitas Edisi 219 Tahun 2025
P. 13

Pada risiko pasar, siklus suku bunga   Bahkan pengamat perbankan M.
          global yang bergerak zig-zag membuat   Doddy Ariefianto dengan tegas berani
          nilai portofolio obligasi bank menjadi   merangkum proyeksi kinerja kredit
          lebih rapuh. Bank-bank besar di   tahun depan. “Paling mentok tumbuh
          Indonesia memiliki eksposur signifikan   10 persen.” Menurut dia tahun depan,
          pada obligasi pemerintah. Setiap kejutan   risiko kredit bisa datang dari tiga sumber
          dari The Fed berpotensi menggerus   yaitu UMKM yang rentan terhadap
          keuntungan melalui kerugian mark-to-  fluktuasi biaya input sektor konsumsi
          market.                           yang mulai kembali berutang setelah
            Pada risiko likuiditas, meski   pandemi proyek-proyek infrastruktur
          pemerintah menempatkan Rp200 triliun   yang menggantung pada belanja fiskal.
          dana negara ke bank-bank Himbara pada   Retaknya fondasi kredit memperbesar
          2025, laju kredit tidak lantas melonjak   kebutuhan pencadangan, menekan
          seperti yang diharapkan. Likuiditas   profitabilitas bank menengah, dan
          terlihat longgar, namun bank-bank   menguji ketahanan bank besar.
          daerah dan bank menengah masih
          mengeluhkan kondisi ketat.        Risiko Lain
            Pada risiko kredit, karena laju    Jika geopolitik dan suku bunga
          pertumbuhan pembiayaan pada 2025   belum cukup membuat bankir gelisah,
          diperkirakan tumbuh kurang dari 10   tantangan digital menambah beban.
          persen, maka tahun depan perbankan   Persaingan dengan fintech makin
          tidak mau terlalu agresif. Bahkan   intensif, terutama pada layanan pinjaman   Steffano Ridwan, Presiden Direktur
          program belanja besar seperti Makan   mikro dan pembayaran. Sejumlah   Maybank Indonesia
          Bergizi Gratis belum berhasil mendorong   platform P2P tengah diguncang gagal
          kredit konsumsi dan UMKM secara   bayar, tetapi beberapa lainnya justru   Tahun depan
          signifikan.                       memperlebar pangsa pasar. Bank, yang
            Presiden Direktur Maybank       selama ini menikmati perlindungan    tentunya kredit
          Indonesia Steffano Ridwan mengatakan   regulasi, kini harus berinovasi lebih cepat   UKM, korporasi
          bahwa pertumbuhan kredit Maybank   dari sebelumnya.
          Indonesia di tahun depan bisa dalam   Ancaman lain datang dari lintasan   menengah dan besar
          rentang 9 persen hingga 11 persen.   yang tak terlihat yaitu serangan   bisa bertumbuh
          Namun, ia bilang target tersebut bisa   siber. Industri perbankan Indonesia
          saja berubah hingga RBB benar-benar   melaporkan lonjakan percobaan intrusi   lebih baik lagi
          diserahkan OJK.                   digital, terutama pada sistem mobile   dengan suku Bunga
            Sebagai gambaran, Steffano      banking dan API yang terhubung dengan
          mengungkapkan untuk kredit Maybank   ekosistem e-commerce.             kredit yang lebih
          Indonesia, utamanya kredit ritel dan non   “Bank harus memperkuat      rendah.
          ritel terkecuali korporasi, per September   infrastruktur digital, jaringan
          2025 masih tumbuh sekitar 8 persen   komunikasi, serta layanan berbasis
          YoY. Oleh karenanya, ia optimistis target   teknologi untuk meningkatkan efisiensi,
          di tahun depan masih terbilang realistis.  kenyamanan, dan jangkauan layanan
            Dalam hal ini, Steffano melihat bakal   kepada masyarakat,” kata pengamat
          ada beberapa stimulus dari pemerintah   perbankan dan keuangan Moch Amin
          untuk membantu para pelaku usaha   Nurdin.
          untuk bisa tumbuh. Ditambah,         Pada 2026, risiko operasional
          pemerintah juga sudah mencanangkan   diproyeksikan menjadi setara bahkan
          pertumbuhan ekonomi di tahun depan   lebih mengancam dibanding risiko kredit.
          bisa tumbuh di atas 5 persen. “Tahun   Singkatnya, 2026 bukan tahun dimana
          depan tentunya kredit UKM, korporasi   bank kembali ke masa nyaman. Ini
          menengah dan besar bisa bertumbuh   adalah tahun bank dipaksa memperkuat
          lebih baik lagi dengan suku Bunga kredit   struktur, bukan mengejar pertumbuhan
          yang lebih rendah,” ujarnya.      agresif.*


                                                                              www.stabilitas.id   Edisi 219 / 2025 / Th.XXI 13
   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17   18