Page 21 - Stabilitas Edisi 219 Tahun 2025
P. 21
terkumpul dan mengintegrasikannya Pemenangnya bukanlah semata-mata
dengan Alternative Credit Scoring yang bank digital atau bank konvensional, Bank-besar
juga didukung AI. Contohnya, Bank melainkan bank yang mampu besar merespons
Mandiri memperkuat mekanismenya menggabungkan scale dan trust dari perkembangan digital
dengan multi-layer defense keamanan lembaga tradisional dengan speed dan dengan menciptakan
super app mereka
digital dan pengawasan 24/7 untuk setiap user experience dari teknologi digital. sendiri. Bank Mandiri
transaksi, menjamin bahwa kemudahan Transformasi ini mengharuskan bank ada Livin’, BRI punya
digital tidak mengorbankan keamanan konvensional untuk mengadopsi budaya BRIMo, BNI meluncurk
nasabah. agile dan menganggap risiko digital Wondr, dan BCA
Lebih lanjut, di segmen mikro, sebagai bagian integral dari strategi mengandalkan Blu.
bank-bank besar seperti BRI yang bisnis mereka.
fokus pada pemberdayaan UMKM, Seperti dikatakan VP Digital
juga memanfaatkan teknologi Experience & Strategy Mandiri, Harry
untuk memperluas jangkauan dan Sofri Putranda, “Bank digital unggul
memperkuat ketahanan operasional. pada kelincahan. Kami unggul pada
Bank konvensional menggunakan data, ekosistem, dan mitigasi risiko.
embedded finance dan API banking untuk Pertarungan bukan hanya di aplikasi,
menempatkan produk kredit mereka tetapi seberapa dalam layanan dapat
langsung di dalam platform-platform terintegrasi.”
e-commerce atau rantai pasok, meniru Dengan kalimat lain, bank besar
model bisnis fintech tetapi dengan modal memiliki modal yang jauh lebih besar,
dan basis risiko yang lebih kokoh. akses ke data transaksi historis, dan
Pada akhirnya, di medan kepercayaan publik yang lebih kuat.
pertarungan konsumer ini, bank yang Tetapi mereka harus belajar bergerak
paling adaptiflah yang akan unggul. secepat startup.*
www.stabilitas.id Edisi 219 / 2025 / Th.XXI 21

