Page 25 - Stabilitas Edisi 219 Tahun 2025
P. 25

BEBERAPA INSIDEN SIBER BERSKALA BESAR:                           Indonesia, dengan
                      Insiden Siber                      Dampak                   adopsi digital tinggi
          Cyber-attack Heathrow Airport (2025)  Gangguan sistem check-in global   tetapi literasi keamanan
          Ransomware vendor DBS (2025)       Paparan data 8.200 dokumen           yang belum merata,
          Fraud M-Pajak (2024)               Peretasan data wajib pajak           dinilai akan menjadi
          Peretasan RDN (2025)               Kerugian Rp70 miliar nasabah sekuritas  sasaran empuk bagi
          Sumber: IRMO 2026 - Bank Mandiri                                        penjahat siber.
          real-time, dan menekan risiko fraud.   Alfons Tanujaya menegaskan bahwa
          Pendekatan ini menegaskan bahwa   kolaborasi dengan regulator menjadi
          teknologi dan proses operasional harus   kunci. OJK melalui IASC menyiapkan
          sejalan untuk membangun kepercayaan   sistem pelaporan rekening ilegal
          digital.                          dan nomor telepon mencurigakan.
            Infrastruktur yang kuat juga    “Pendekatan ini digabung dengan
          memungkinkan bank menghadapi      strategi preventif berupa literasi digital
          lonjakan volume transaksi dan interaksi   dan literasi finansial, serta kuratif melalui
          digital. Digital banking di Indonesia   penguatan KYC dan sanksi hukum bagi
          masih berada di bawah skala bank   pelaku kejahatan,” katanya.
          konvensional besar, menunjukkan bahwa   Perbankan dituntut membangun
          nasabah masih mempercayai ekosistem   sistem pertahanan adaptif dan prediktif,
          besar yang aman, meskipun adopsi   karena serangan digital kini bersifat
          layanan digital terus meningkat.  organisasi, bukan individu. Sistem
                                            keamanan tidak hanya melindungi
          Regulasi & Kolaborasi             aset finansial, tetapi juga reputasi,
            Keamanan sistem finansial tidak   kepercayaan nasabah, dan keberlanjutan
          lagi bisa dikelola oleh bank seorang diri.   bisnis.*


                                                                              www.stabilitas.id   Edisi 219 / 2025 / Th.XXI 25
   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30