Page 27 - Stabilitas Edisi 219 Tahun 2025
P. 27

kondisi baik dan buruk.   Gambar 1. Porsi Sektor Industri
                                            Menjadi baik jika sebuah   Manufaktur Terhadap PDB Negara
                                            negara telah melewati   Indonesia dan Vietnam 2003-2024
                                            masa puncak industri dan   (Persen)
                                            beralih ke negara berbasis
                                            jasa. Menjadi buruk apabila
                                            deindustrialisasi terjadi
                                            ketika sebuah negara
                                            belum mencapai puncak
                                            kematangan industri.
                                            Fenomena inilah yang
                                            disebut sebagai “premature
                                            deindustrialization”,
                                            yakni deindustrialisasi
                                            yang datang terlalu
                                            dini, sebelum sebuah
                                            perekonomian menikmati
                                            hasil produktivitas tinggi
                                            sektor manufaktur dan   Sumber : World Development Indikator, Bank Dunia 2025
                                            transformasi struktural ekonomi. Dalam   porsi sektor manufaktur Vietnam lebih
                                            situasi ini, sebuah perekonomian   besar dari Indonesia dengan masing­
                                            kehilangan peluang menciptakan     masing nilai 21,5 per sen dan 20,5 persen
                                            lapangan kerja berkualitas, memperbasar   (Gambar 1).
                                            kelas menengah, dan meningkatkan daya   Penurunan share sektor manufaktur
                                            saing ekspor non­komoditas.        ini diamini dengan stagnasi pertumbuhan
                                               Hasil dari deindustrialisasi dini   sektor manufaktur Indonesia yang stagnan
                                            adalah struktur ekonomi menjadi rapuh.   di angka rata­rata 3,7 persen sejak
                 emerintahan Prabowo­       Kerapuhan ini terlihat dari tenaga   tahun 2013 (termasuk masa Covid­19).
                 Gibran memiliki pekerjaan   kerja terjebak di sektor informal dan   Sementara Vietnam, dalam kurun waktu
                 rumah (PR) besar untuk     produktivitas rendah, pertumbuhan   yang sama, rata­rata pertumbuhan sektor
          Pmembawa Indonesia keluar         ekonomi cenderung stagnan, dan     manufakturnya memiliki rata­rata 8,3
          dari jebakan kelas menengah.  Jika PR   kesulitan untuk keluar dari zona kelas   persen, dua kali lipat lebih dari angka
          ini tidak dituntaskan, maka pada 2045,   menengah menuju negara pendapatan   rata­rata pertumbuhan sektor manufaktur
          Indonesia tidak bisa merayakan 100 tahun   tinggi. Premature deindustrialization   Indonesia. Data historis sektor industri
          kemerdekaannya dengan senyum emas.   adalah tanda bahwa sebuah negara   Indonesia dan Vietnam selama dua
          Satu­satunya cara untuk memastikan PR   gagal membangun pijakan kuat sebelum   dekade tersebut menggambarkan secara
          tersebut terselesaikan dengan baik adalah   melompat ke negara berpendapatan   jelas mengenai tantangan reindustrialisasi
          dengan cara   reindustrialisasi. Namun   tinggi.                     Indonesia (Gambar 2).
          di  balik kata reindustrialisasi, terdapat                              Lebih lanjut, fenomena ini
          beragam tantangan yang perlu dikerjakan   Deindustrialisasi Dini     menandakan bahwa Vietnam bukan
          oleh pemerintah yang tidak sesederhana   Indonesia mengalami penurunan   sekadar kompetitor baru, tetapi telah
          membalikkan telapak tangan.       sektor industri dalam perekonomian   menggeser posisi Indonesia dalam
            Secara sederhana, reindustrialiasi   secara konsisten sejak 2005. Sejak   peta perindustrian regional. Jika
          bisa diartikan sebagai kebalikan dari   tahun tersebut, pangsa sektor industri   Indonesia hendak membenahi jalan
          deindustrialisasi. Arti deindustrialisasi   terhadap PDB Indonesia terus mengalami   industrialisasinya di era pemerintahan
          itu sendiri mengacu pada kondisi   penurunan dramatis dari 27,4 persen   sekarang ini, maka belajar dari Vietnam
          menurunnya kontribusi sektor industri   menjadi hanya 19 persen di tahun 2024.   bukan sekadar opsi, tetapi keharusan.
          dalam sebuah perekonomian yang    Sebaliknya, Vietnam justru mengalami   Industrialisasi yang mandek sebagaimana
          ditunjukkan dengan turunnya porsi sektor   kebangkitan dimana pangsa industrinya   tercermin dalam data, harus segera
          manufaktur dalam pembentukan produk   naik dari 18,8 persen di tahun 2005   dikoreksi lewat reformasi kebijakan
          domestik bruto negara.            menjadi 24,4 persen pada 2024. Vietnam   industri, perbaikan iklim investasi, dan
            Deindustrialisasi bisa dibaca sebagai   menyalip Indonesia sejak 2016, angka   akselerasi transfer teknologi, jika tidak


                                                                              www.stabilitas.id   Edisi 219 / 2025 / Th.XXI 27
   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32