Page 73 - Stabilitas Edisi 219 Tahun 2025
P. 73
perubahan nominal membuat harga
seolah naik, meski sebagian lainnya
menyambutnya sebagai modernisasi
sistem keuangan. Karena itu pemerintah
berencana melakukan sosialisasi masif
agar masyarakat bisa memahami
mekanisme dan tujuan kebijakan. Meski
konteks kini berbeda total, ingatan
kolektif dan trauma harus benar-benar
dihilangkan.
Itulah sebabnya tantangan terbesar
redenominasi adalah psikologis, bukan
matematis. Studi ekonomi perilaku
menunjukkan bahwa harga cenderung
membulat ke atas selama transisi,
memicu inflasi minor tetapi signifikan
secara politik.
Pemerintah memperkirakan biaya
yang tidak sedikit dalam pelaksanaan
kebijakan tersebut untuk pencetakan
uang baru, penyesuaian infrastruktur
keuangan, dan edukasi publik. Industri
perbankan harus memperbarui core
banking, ATM, sistem pembayaran QRIS,
dan aplikasi digital. Sektor ritel harus
memperbarui sistem keuangan dan
labeling harga. UMKM dan pedagang
pasar—dari operator warung sampai
pedagang kelontong—harus diajari
membedakan antara Rp10.000 dan Rp10 Banyak yang menilai
uang baru. tantangan terbesar
Dalam jangka pendek, ini akan redenominasi adalah
menguras energi dan anggaran. Dalam Sementara itu, Otoritas Jasa psikologis, bukan matematis.
Studi ekonomi perilaku
beberapa informasi diperkirakan Keuangan melihat redenominasi menunjukkan bahwa harga
pemerintah membutuhkan anggaran Rp4 sebagai cara memperkuat kredibilitas cenderung membulat ke
triliun - Rp5 triliun untuk pencetakan sistem keuangan dan mempermudah atas selama transisi, memicu
uang baru, pembaruan infrastruktur pelaporan akuntansi korporasi. Namun inflasi minor tetapi signifikan
perbankan, serta edukasi publik. OJK mengingatkan risiko kesenjangan secara politik.
Namun dalam jangka panjang, pemahaman publik. Tanpa edukasi
manfaatnya signifikan yaitu transaksi luas, konversi akan menjadi kekacauan:
lebih sederhana, catatan audit lebih rapi, pedagang pasar dapat menaikkan harga
persepsi internasional meningkat, dan tanpa dasar, publik panik, dan inflasi adalah ujian kepercayaan nasional. Jika
efisiensi administrasi fiskal lebih baik. psikologis memicu efek bola salju. dilakukan dengan disiplin, tahapan
Lebih jauh lagi, redenominasi dapat Bank Indonesia menambahkan jelas, dan komunikasi transparan,
menekan transaksi tunai yang tidak catatan bahwa kebijakan ini tidak Indonesia berpeluang memperkuat
tercatat dan meningkatkan integritas dimaksudkan untuk memperbaiki nilai struktur ekonomi modern, menekan
sistem keuangan. Dalam ekonomi digital tukar atau mendorong pertumbuhan ekonomi bayangan, dan mendorong
yang semakin nontunai, momentum secara instan. Redenominasi adalah kredibilitas mata uang. Jika dijalankan
teknis ini juga tepat. Jika Indonesia kebijakan administratif, bukan solusi sebagai proyek politik jangka pendek, itu
menunggu lebih lama, kompleksitas ekonomi makro. berpotensi menjadi bencana reputasional
teknis justru akan meningkat bukannya Kendati begitu, redenominasi bukan yang menelan modal politik pemerintah
menurun. keputusan teknokratik sederhana. Ia berikutnya. *
www.stabilitas.id Edisi 219 / 2025 / Th.XXI 73

