Page 76 - Stabilitas Edisi 219 Tahun 2025
P. 76

BUMN     INSIGHT

































                                                                               dapat “menawar” status hukum melalui
                                                                               kekuasaan eksekutif, bukan lewat upaya
                                                                               hukum standar seperti kasasi atau
                                                                               peninjauan kembali. Beberapa kalangan
                                                                               antikorupsi menyebut hal tersebut sebagai
                                                                               ancaman terhadap upaya pemberantasan
                                                                               korupsi dan transparansi hukum.
                 Pada 25 November                                                 Indonesia Corruption Watch (ICW)
                       lalu Presiden        pemberian rehabilitasi tersebut    menilai rehabilitasi ini merupakan bentuk
                  Prabowo Subianto          merupakan pemulihan yang layak bagi   intervensi eksekutif terhadap proses
                 untuk memberikan           para terdakwa yang telah melalui proses   peradilan yang berpotensi mencederai
                   rehabilitasi yang        hukum yang panjang, dan terbukti   independensi peradilan dan melemahkan
                 diumumkan dalam            memerlukan koreksi berdasarkan kajian   upaya pemberantasan korupsi.
                    konferensi pers         objektif. “Pemberian rehabilitasi kepada   “Pemberian ini adalah ketiga kalinya
                     di Istana, yang        ketiga terdakwa juga menunjukkan negara   Presiden Prabowo melakukan intervensi
                    dibacakan Wakil         tidak hanya melihat aspek formalitas   terhadap penegakan hukum tindak pidana
                  Ketua DPR DPR RI,         hukum, tetapi juga memperhatikan fakta   korupsi,” ujar Kepala Divisi Hukum dan
               Sufmi Dasco Ahmad.           material serta dinamika yang berkembang   Investigasi ICW, Wana Alamsyah. Dengan
                                            dalam proses peradilan,” kata Sedek.  demikian, isu ini bukan sekadar perkara
                                               Walaupun demikian, dia berharap   individu, tetapi menyentuh prinsip
                                            pemberian rehabilitasi tersebut menjadi   konstitusional mengenai kekuasaan,
                                            momentum penting bagi seluruh aparat   pemerintahan hukum, dan akuntabilitas
                                            penegak hukum maupun lembaga       publik.
                                            peradilan agar terus meningkatkan
                                            profesionalisme, objektivitas, serta prinsip   Kinerja Positif
                                            kehati­hatian dalam menangani perkara   Salah satu argumen pendukung
                                            serupa di masa depan.              rehabilitasi datang dari manajemen
                                               Namun, kritikus melihat sisi lain yaitu   ASDP itu sendiri, melalui data kinerja
                                            bahwa rehabilitasi bisa membayangi   korporasi. Ira dan manajemen ASDP sejak
                                            wibawa peradilan. Apabila keputusan   awal membela bahwa akuisisi PT JN
                                            pengadilan inkracht (berkekuatan hukum   merupakan keputusan strategis — bukan
                                            tetap) bisa dibatalkan, dikhawatirkan   tindakan kriminal. Mereka menekankan
                                            muncul preseden bahwa korporasi besar   bahwa pasca­akuisisi, kinerja perusahaan


         76   Edisi 219 / 2025 / Th.XXI    www.stabilitas.id
   71   72   73   74   75   76   77   78   79   80   81