Page 41 - Stabilitas Edisi 220 Tahun 2026
P. 41

sebelumnya. Angka tersebut tidak kecil.
          Ia mencerminkan kekuatan finansial
          yang semakin signifikan, terutama bila
          melihat struktur aset yang bersandar
          pada investasi jangka sangat panjang.
            Untuk program pensiun sukarela,
          asetnya mencapai Rp395,35 triliun.
          Sementara program pensiun wajib yang
          mencakup skema JHT dan JP BPJS
          Ketenagakerjaan serta tabungan hari tua
          ASN, TNI, dan Polri; nilainya mencapai
          Rp1.216,11 triliun, tumbuh hampir 10
          persen.
            Dalam lanskap ekonomi Indonesia
          yang tengah membidik pertumbuhan 8
          persen sebagaimana ditargetkan Presiden
          Prabowo Subianto, dana pensiun adalah
          motor penggerak yang terlalu besar
          untuk diabaikan. Dengan karakteristik
          dana jangka panjang yang stabil, sektor
          ini berpotensi memperkuat pasar modal,
          pembiayaan infrastruktur, hingga             Jika insentif pajak dan kebijakan yang
          menciptakan ruang fiskal bagi negara
          melalui penguatan kemandirian finansial      lebih menarik diterapkan, hal ini dapat
          masyarakat di hari tua.                      memperluas basis peserta secara signifikan.
            Tampaknya hal itu juga mendapatkan         Literasi keuangan juga berpotensi
          perhatian serius dari otoritas. Ketua
          Dewan Komisioner OJK Mahendra                meningkatkan kesadaran individu untuk
          Siregar (per Januari 2026 sudah              mempersiapkan dana pensiun mereka lebih
          mengundurkan diri) melihat lonjakan
          aset tersebut sebagai peluang strategis.     dini.
          Dalam pernyataannya pada Oktober
          2025, Mahendra menegaskan bahwa              Budi Sutrisno, Direktur Utama Dana Pensiun BCA
          Indonesia membutuhkan sektor dana
          pensiun yang kuat untuk menopang
          ketahanan ekonomi nasional. “Industri
          dana pensiun memiliki peran strategis   aspek regulasi. Di bawah struktur   Tantangan Sebenarnya
          menopang ketahanan ekonomi nasional   OJK, pengawasan terhadap sektor   Harus diakui, aset di industri dana
          dan memastikan kesejahteraan      dana pensiun berada di tangan Ogi   pensiun terus menunjukan peningkatan.
          masyarakat di masa tua,” katanya.  Prastomiyono, Kepala Eksekutif    Meski demikian, ada persoalan mendesak
            Mahendra juga menyoroti         Pengawas Perasuransian, Penjaminan,   yaitu tingkat kepesertaan. Menurut Ihda
          hubungan erat reformasi keuangan   dan Dana Pensiun. Menurut dia,    Muktiyanto, Direktur Pengembangan
          domestik dengan proses aksesi     membangun sistem pensiun bukan     Dana Pensiun, Asuransi, dan Aktuaria
          Indonesia menuju keanggotaan OECD.   semata memastikan masa depan    Kementerian Keuangan, Indonesia
          Dengan kerangka hukum yang dinilai   individu, tetapi juga masa depan bangsa.   menghadapi tiga tantangan besar yaitu
          semakin selaras dengan standar    “Indonesia dapat mewujudkan sistem   transisi menuju masyarakat menua
          internasional, pengembangan dana   pensiun nasional yang inklusif, digital,   (aging population), rendahnya angka
          pensiun dapat menjadi salah satu bukti   dan berkelanjutan,” tegasnya. Ucapan   kepesertaan, dan tingginya penarikan
          bahwa Indonesia layak menyandang   “Indonesia Emas 2045” bukan sekadar   dini Jaminan Hari Tua.
          keanggotaan penuh di organisasi   slogan baginya, melainkan target yang   Tantangan ini dinilai akan
          tersebut.                         menuntut infrastruktur finansial yang   mengganggu akumulasi dana jangka
            Penguatan itu tidak berhenti di   kokoh.                           panjang. Ia menambahkan reformasi


                                                                              www.stabilitas.id   Edisi 220 / 2026 / Th.XXI 41
   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46