Page 36 - Stabilitas Edisi 220 Tahun 2026
P. 36

Kemang
                  From


          prioritas yang kadang berbeda, yaitu   Pasal 53 UU PDP mewajibkan entitas   operasional DPO di sektor keuangan
          stabilitas sistem keuangan dan hak privasi   pengendali data untuk menunjuk pejabat   bersifat multidimensi. Tantangan pertama
          individu.                         atau petugas pelindungan data pribadi   adalah kompetensi dan sumber daya. DPO
                                            (DPO) dalam kondisi tertentu, yang sangat   di sektor ini harus memiliki pemahaman
          Konteks Indonesia: Harmonisasi dan   relevan bagi sektor keuangan. Literatur   interdisipliner yang mendalam, meliputi
          Regulasi                          domestik mencatat bahwa industri   hukum (UU PDP dan regulasi sektor
            Di Indonesia, urgensi pelindungan   fintech, khususnya Peer-to-Peer (P2P)   keuangan), teknologi (enkripsi, keamanan
          data semakin jelas seiring terjadinya   Lending, menghadapi tekanan kepatuhan   siber, arsitektur data), dan proses bisnis
          beberapa insiden besar. Tokopedia,   terbesar. Hal ini karena model bisnis   (manajemen risiko perbankan). Di
          misalnya, menyelidiki dugaan kebocoran   fintech sangat bergantung pada algoritma   Indonesia, tenaga kerja dengan kualifikasi
          data sekitar 91 juta pengguna pada 2020,   penilaian kredit yang memproses data   hibrida ini masih sangat terbatas.
          sementara BPJS Kesehatan dipanggil   pribadi dalam jumlah besar dan sering   Akibatnya, banyak organisasi menunjuk
          pemerintah terkait dugaan kebocoran   melibatkan pertukaran data lintas negara.  DPO yang hanya menguasai satu bidang,
          data pada 2021. Pada 2024, serangan   Kesiapan sektor keuangan Indonesia   seperti hukum tanpa pemahaman
          ransomware ke Pusat Data Nasional   masih bervariasi. Bank konvensional   teknologi, atau sebaliknya, sehingga
          mengganggu layanan publik                                                   efektivitas pengawasan menjadi
          dan disertai permintaan tebusan                                             kurang optimal.
          sebesar 8 juta dollar AS menurut                                               Kedua adalah tantangan
          laporan Reuters.                                                            beban administratif versus fungsi
            Dari sisi regulasi, UU PDP                                                strategis. Secara Tantangan
          mewajibkan pemberitahuan                                                    kedua adalah beban administratif
          kegagalan pelindungan data                                                  dibandingkan fungsi strategis.
          pribadi maksimal dalam 3 x 24                                               Secara teori, DPO harus terlibat
          jam, serta memungkinkan sanksi                                              sejak awal dalam setiap isu
          administratif berupa denda hingga                                           pelindungan data pribadi (privacy
          2 persen dari pendapatan atau                                               by design). Namun, di lapangan,
          penerimaan tahunan, tergantung                                              DPO sering terfokus pada tugas
          pada jenis pelanggaran.                                                     administratif reaktif, seperti
          Kombinasi risiko insiden dan                                                menangani keluhan nasabah,
          sanksi ini membuat peran DPO                                                mengisi formulir kepatuhan
          sangat relevan bagi bisnis, karena                                          vendor, atau merespons insiden
          DPO membantu organisasi menata                                              kebocoran data. Kondisi ini
          arsitektur data, mengelola risiko                                           mengurangi kapasitas mereka
          vendor, dan mempercepat pengambilan   besar (KBMI 3 dan 4) umumnya memiliki   untuk menjalankan tugas strategis,
          keputusan saat krisis.            tata kelola yang lebih siap dibandingkan   seperti penilaian dampak pelindungan
            Pengesahan UU No. 27 Tahun 2022   BPR atau fintech rintisan. Namun, riset   data pribadi (Data Protection Impact
          tentang Pelindungan Data Pribadi   menunjukkan tantangan utama di    Assessment/DPIA) pada produk keuangan
          menandai era baru bagi sektor keuangan   Indonesia bukan hanya pada teknologi   baru. Pada bank digital atau fintech
          nasional. Sebelumnya, pengaturan data   keamanan siber, tetapi juga pada budaya   yang sering meluncurkan fitur baru,
          pribadi di sektor keuangan tersebar di   organisasi dan ketersediaan talenta DPO   keterlambatan pelibatan DPO dapat
          berbagai peraturan sektoral, seperti   yang kompeten. UU PDP memberikan   meningkatkan risiko kepatuhan di masa
          POJK Nomor 1/POJK.07/2013 tentang   masa transisi dua tahun hingga Oktober   mendatang.
          Perlindungan Konsumen Sektor Jasa   2024 bagi pengendali data untuk     Ketiga adalah tantangan budaya dan
          Keuangan yang diperbarui dengan   menyesuaikan diri. Periode ini menjadi   komunikasi. DPO sering dianggap sebagai
          POJK Nomor 6/POJK.07/2022, serta   waktu krusial bagi sektor keuangan untuk   “penghambat inovasi” oleh departemen
          Peraturan Bank Indonesia terkait sistem   mendefinisikan posisi DPO dalam struktur   bisnis atau pemasaran yang ingin
          pembayaran. UU PDP kini menjadi   organisasi agar sesuai mandat undang-  memanfaatkan data nasabah seagresif
          lex generalis yang mengatur seluruh   undang tanpa mengganggu kelincahan   mungkin untuk penawaran produk. DPO
          pemrosesan data, sedangkan peraturan   operasional.                  harus mampu mengkomunikasikan risiko
          OJK dan BI tetap berperan sebagai lex                                privasi dalam bahasa bisnis yang dapat
          specialis untuk aspek teknis di sektor   Tantangan Operasional       dipahami oleh Dewan Direksi. Kegagalan
          masing-masing.                       Berdasarkan riset literatur, tantangan   dalam komunikasi ini sering menyebabkan


         36   Edisi 220 / 2026 / Th.XXI    www.stabilitas.id
   31   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41