Page 326 - Prosiding Seminar Nasional: Problematika Pertanahan dan Strategi Penyelesaiannya. Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional bekerja sama dengan Pusat Studi Hukum Agraria
P. 326

318    Prosiding Seminar: Problematika Pertanahan dan Strategi Penyelesaiannya



             2.  Cara Penyelesaian terhadap masalah yang timbul dalam pendaftaran peralihan hak atas
                tanah karena pewarisan tersebut diatas adalah sebagai berikut :
                1)  Perlu adanya up grading atau pembinaan terhadap bentuk-bentuk Surat Keterangan
                   Ahli  Waris  yang  berbeda  bentuknya  bagi  para  praktisi  dalam  bidang  Notariat  dan

                   Pertanahan, terutama bagi para Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)
                2) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional mengeluarkan Surat
                   Edaran yang isinya menyeragamkan Surat Keterangan Ahli Waris bagi Warga Negara

                   Indonesia penduduk asli, dimana kalimat yang dicantumkan dalam Surat Keterangan
                   Ahli Waris tersebut seharusnya adalah ‘menguatkan’ isi Surat Keterangan Ahli Waris
                   tersebut. Para Lurah dan Camat juga perlu diberikan pembinaan mengenai pembuatan
                   Surat Keterangan Ahli Waris bahwa sebelum pembuatan Surat Keterangan Ahli Waris

                   bagi  Warga  Negara  Indonesia  penduduk  asli  tersebut  wajib  dilakukan  pengecekan
                   wasiat pada Seksi Daftar Pusat Wasiat pada Direktorat Administrasi Hukum Umum
                   (AHU) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI.
                3) Selama Peraturan Pemerintah yang mengatur hubungan keperdataan antara Anak Luar

                   Kawin  dengan  ibu  dan  keluarga  ibunya  serta  dengan  ayah  dan  keluarga  ayahnya
                   sebagaimana  yang  diamanatkan  dalam  ketentuan  Pasal  43  ayat  (2)  UU  Perkawinan
                   belum ada, maka menurut Penulis sebaiknya jika ada kasus Anak Luar Kawin yang

                   menuntut hak keperdataan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi terlebih lagi terkait
                   dengan masalah pewarisan lebih baik diselesaikan melalui jalur Pengadilan.
                4) Untuk  menghindari  besarnya  pembayaran  Pajak  Penghasilan  (Pph)  terhadap  obyek
                   warisan, maka perlu adanya sosialisasi tentang pentingnya pendaftaran tanah dan/atau

                   bangunan yang diperoleh subyek pajak dalam SPT Tahunannya. Jika para ahli waris
                   mempunyai cukup dana, sebaiknya segera setelah Pewaris meninggal dunia melakukan
                   pendaftaran peralihan haknya untuk menghindari pembayaran pajak-pajak waris yang
                   didasarkan pada Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) yang setiap tahunnya pasti nilainya

                   semakin naik.

             Daftar Pustaka

             A. Buku
             Santoso, Urip. Hukum Perumahan. Jakarta : Kencana, 2014
             Wijaya, Andika dan Wida Peace Ananta. Hukum Bisnis Properti di Indonesia. Jakarta : PT
                   Grasindo, 2017

             B. Peraturan Perundang-undangan
             R. Subekti, R. Tjitosudibio. Kitab Undang-undang Hukum Perdata terjemahan dari Burgerlijk
                   Wetboek. Jakarta : Pradnya Paramita, 1982

             Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria
             Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan
   321   322   323   324   325   326   327   328   329   330   331