Page 516 - Asas-asas Keagrariaan: Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia
P. 516

Dengan dilakukannya pendaftaran tanah, akan terlindunglah
                   hak pemilik. Hak itu digunakan pemiliknya sebatas isi dan sifat
                   dari status tanah itu oleh pemilik hak. Pemilik hak yang terdaftar
                   akan dapat menggunakan dan memanfaatkan tanah tersebut untuk
                   kepentingan apa saja di atas tanah tersebut, untuk digunakan sebatas
                   hak miliknya itu, asal tidak dilarang oleh aturan atau ketentuan
                   lainnya. Misalnya, bila status tanah itu adalah Hak Guna Usaha maka
                   pemegang Hak Guna Usaha akan dapat mengunakan hak tersebut
                   sebagai mana peruntukan dari hak dimaksud sesuai dengan yang
                   ditetapkan oleh undang-undang yaitu untuk pertanian, perikanan
                   dan peternakan (lihat Pasal 28 ayat (1) UUPA). Hak Guna Bangunan
                   adalah hak untuk mendirikan dan mempunyai bangunan-bangunan
                   atas tanah yang bukan miliknya sendiri, dengan jangka waktu paling
                   lama 30 tahun (lihat Pasal 35 ayat (1) UUPA). Oleh karena dalam
                   hukum positif kita tanah ulayat belum jelas statusnya apakah termasuk
                   hak atas tanah (sebagimana pasal 16 UUPA), hak pengelolaan atau
                   semacam Hak Menguasai Negara yang dilimpahkan pada masyarakat
                   hukum tertentu? Artinya memang keberadaan tanah ulayat sudah
                   diakui, hanya saja isi dan sifat dari tanah ulayat itu belum ada
                   pengaturannya, sehingga tidak ada alas an untuk menerbitkan
                   sertipikatnya.
                        Demikian halnya dengan tanah ulayat, jika didaftarkan pada
                   buku tanah dan sampai diterbitkan sertipikatnya berarti akan muncul/
                   lahir haknya. Dalam pendaftaran ini akan muncul permasalahan apa
                   status haknya: Hak Ulayat? Sampai saat ini lembaga hak ulayat belum
                   ada pengaturannya, sehingga pencatatan pada peta dasar pendaftaran
                   sebagaimana surat edaran di atas hanya dengan membubuhkan tanda/
                   simbol kartografi tertentu saja menurut peneliti sudah tepat.
                        Tanah (hak) ulayat beraspek publik dan perdata. Aspek publik
                   tersebut mengandung tugas kewajiban mengelola, mengatur dan
                   memimpin penguasaan, pemeliharaan, peruntukan dan penggunaan
                   tanah ulayat oleh Kepala Adat. Sedangkan aspek perdatanya
                   mengandung arti bahwa tanah ulayat merupakan hak kepunyaan
                   bersama masyarakat hukum adat.
                        Secara teoritis, hak kepemilikan berbeda dengan hak menguasai.
                   Pemegang hak milik atas suatu benda pastilah pemilik dari benda




                Pengakuan dan Perlindungan Hak Atas Tanah Masyarakat Hukum Adat...  485
   511   512   513   514   515   516   517   518   519   520   521