Page 13 - Penataan dan Pengelolaan Pertanahan yang Mensejahterakan Masyarakat (Hasil Penelitian Strategis PPPM STPN 2014)
P. 13

PPPM - STPN Yogyakarta                                                                                             Penataan dan Pengelolaan Pertanahan yang Mensejahterakan Masyarakat

            lebih konkrit. Sebagai sebuah potret dan profil dari ragam persoalan
            penataan dan pengelolaan pertanahan, pengembangan secara lebih
            mendalam pada site-site riset yang berbeda sangat penting untuk
            dilakukan.                                                                                      KEBIJAKAn PEnGELOLAAn PERtAnAHAn
                                                                                                                             DI PULAU LEMBEH
                Selamat Membaca






                                                                                                                         Widhiana HP, Akur Nurasa, dan Wahyuni




                                                                                                          A.  Pendahuluan


                                                                                                          Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 telah mengamanatkan kepada Negara
                                                                                                          untuk dapat mensejahterakan rakyat melalui pengelolaan berbagai
                                                                                                          kekayaan alam di Indonesia. Negara dengan Hak Menguasai Negara
                                                                                                          (HMN) berwenang untuk mengatur penguasaan, penggunaan, dan
                                                                                                          pemanfaatan  sumber-sumber  tersebut  melalui  pemberian  ke-
                                                                                                          wenangan  pengawasan  dan  pengaturannya  sehingga  tiap-tiap
                                                                                                          anggota  masyarakat  dari  sabang  sampai  dengan  merauke  dapat
                                                                                                          merasakan perlakuan dan perlindungan yang sama dalam bidang
                                                                                                          pertanahan  sebagai  bagian  dari  Negara  Kesatuan  Republik

                                                                                                          Indonesia.
                                                                                                              Pengelolaan pertanahan di wilayah Indonesia telah menjadi ke-
                                                                                                          wenangan  mutlak  pemerintah  yang  didelegasikan  kepada
                                                                                                          Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.
                                                                                                          Lembaga ini telah diberikan mandat oleh negara sebagai pengemban
                                                                                                          amanat  UU  No.  5  Tahun  1960  tentang  Peraturan  Dasar  Pokok-
                                                                                                          pokok  Agraria  untuk  mewujudkan  tanah  bagi  sebesar-besar  ke-

                                                                                                          makmuran  rakyat.  Kebijakan  pertanahan  yang  diterapkan  di
                                                                                                          seluruh wilayah Indonesia adalah sama dan seragam dengan tanpa
                                                                                                          mengabaikan potensi/ kekhususan karakteristik pertanahan yang
                                                                                                          ada  di  tiap-tiap  wilayah  di  Indonesia.  Hingga  dapat  dipastikan

            12                                                                                                                                                           13
   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17   18